- Mobil bekas Jepang 1.500 cc populer karena efisiensi bahan bakar, pajak ringan, dan kemudahan perawatan jangka panjang.
- Mitsubishi Mirage unggul efisiensi perkotaan, sementara Honda Mobilio dan Suzuki Ertiga fokus pada kapasitas tujuh penumpang.
- Toyota Avanza dan Nissan Grand Livina direkomendasikan karena suku cadang mudah serta jaringan servis yang luas tersedia.
Suara.com - Mencari mobil bekas irit, bandel, dan punya nilai jual kembali oke itu bukan hal mustahil. Untuk banyak orang, kombinasi mesin yang efisien, pajak tahunan yang ringan, dan perawatan mudah jadi prioritas utama, apalagi kalau rencana pakai mobil itu jangka panjang.
Mobil dengan kapasitas sampai 1.500 cc seringkali memenuhi semua kriteria itu: cukup bertenaga untuk kebutuhan harian, tapi tidak boros dan pajaknya relatif bersahabat.
Di pasar mobil bekas Indonesia ada beberapa model Jepang yang konsisten direkomendasikan karena mesin yang tahan lama dan suku cadang mudah didapat.
Pilihan-pilihan berikut juga punya reputasi resale value yang masih stabil, sehingga investasi awalmu tidak langsung anjlok. Di bawah ini saya rangkum lima opsi terbaik berdasarkan data pasar dan pengalaman pengguna.
Simak daftar dan ringkasan plus-minus tiap mobil supaya kamu bisa pilih yang paling cocok dengan gaya hidup dan anggaran.
1. Mitsubishi Mirage (1.2L)
- Harga pasaran: Rp75–85 juta.
- Kapasitas mesin: 1.2L MIVEC — sekitar 77 PS / 100 Nm.
- Pajak tahunan: ~Rp1,5–2 juta.
Mirage terkenal sebagai city car yang sangat irit; konsumsi bisa berkisar 15–23 km/l tergantung kondisi dan gaya berkendara. Plusnya: bodi kecil, mudah parkir, biaya perawatan rendah, dan konsumsi BBM unggul. Minusnya: ruang kabin dan bagasi terbatas, serta fitur interior cenderung sederhana pada varian lama. Untuk pemakaian harian di kota, Mirage sulit dikalahkan soal efisiensi.
2. Honda Mobilio (1.5L)
- Harga pasaran: Rp100–115 juta (unit 2015–2016).
- Kapasitas mesin: 1.5L iVTEC — sekitar 118 PS / 145 Nm.
- Pajak tahunan: ~Rp2 juta.
Mobilio menawarkan kombinasi kabin lega (7-seater), performa responsif, dan konsumsi yang relatif irit di kelasnya (13–16 km/l). Plusnya: kenyamanan, reputasi mesin Honda yang awet, dan resale value baik. Minusnya: harga bekas sedikit lebih tinggi dibanding rival, dan kabin bisa terasa bising pada kecepatan tinggi. Cocok untuk keluarga muda yang butuh ruang tanpa mengorbankan efisiensi.
Baca Juga: 7 Mobil Bekas Murah Mesin di Bawah 1500cc: Perawatan Mudah, Masa Pakai Lama, Nggak Gampang Gasruk
3. Suzuki Ertiga (1.4L)
- Harga pasaran: Rp80–90 juta.
- Kapasitas mesin: 1.4L K14B — sekitar 95 PS / 130 Nm.
- Pajak tahunan: ~Rp1,5–2 juta.
Ertiga populer sebagai MPV 7-seater yang irit dan mudah dirawat; konsumsi ratarata 12–15 km/l. Plusnya: kabin fleksibel, biaya servis terjangkau, dan cocok untuk keluarga. Minusnya: performa bukan yang paling sporty di tanjakan jika penuh muatan, tapi masih andal untuk penggunaan harian.
4. Nissan Grand Livina (1.5L)
- Harga pasaran: Rp85–100 juta.
- Kapasitas mesin: 1.5L HR15DE — sekitar 109 PS / 148 Nm.
- Pajak tahunan: ~Rp1,5–2 juta.
Grand Livina menawarkan bantingan suspensi yang nyaman dan karakter berkendara mirip sedan; konsumsi 12–15 km/l. Plusnya: kenyamanan penumpang dan handling yang stabil. Minusnya: desain konservatif dan fitur yang tidak terlalu mewah pada varian lama. Nilai jual kembali masih cukup baik di segmen MPV bekas.
5. Toyota Avanza (1.3L)
- Harga pasaran: Rp75–100 juta (tergantung tahun dan kondisi).
- Kapasitas mesin: 1.3L — sekitar 96–104 PS / 121–136 Nm.
- Pajak tahunan: ~Rp1,5–2 juta.
Avanza adalah pilihan “aman” untuk jangka panjang: suku cadang melimpah, bengkel mudah, dan konsumsi 12–14 km/l. Plusnya: biaya operasional rendah dan jaringan servis luas. Minusnya: kenyamanan dan fitur tidak semewah MPV modern, serta handling terasa limbung saat kecepatan tinggi.
Tag
Berita Terkait
-
7 Mobil Bekas Murah Mesin di Bawah 1500cc: Perawatan Mudah, Masa Pakai Lama, Nggak Gampang Gasruk
-
Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
-
7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit dan Awet untuk Jangka Panjang
-
5 Mobil Bekas Bagasi Super Lega: Koper Sekampung Masuk, Mudik Lebaran Bebas Drama Sempit-sempitan
-
4 Mobil Mitsubishi Bekas di Bawah Rp90 Juta Paling Tangguh untuk Temani Mudik Lebaran 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125