- Veda Ega Pratama sukses meraih podium perdana di Moto3 Brasil 2026 yang penuh anomali.
- Media Italia menyoroti gaya balap Veda yang dinilai sangat cepat, agresif, dan tanpa takut.
- Mentalitas baja Veda terbukti saat mampu beradaptasi usai insiden red flag di Sirkuit Goiania.
Suara.com - Penampilan memukau pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, di ajang Moto3 Brasil 2026 langsung menjadi sorotan utama media Italia. Gaya balapnya yang agresif saat mengamankan podium sukses membuat dunia balap internasional terbelalak kagum.
Bukan sekadar karena ia berhasil berdiri di atas mimbar juara, melainkan bagaimana cara ia meraihnya.
Berstatus sebagai rookie (pembalap pendatang baru), pemuda kebanggaan Tanah Air ini membuktikan bahwa dirinya bukanlah sekadar pelengkap grid. Usai adu kecepatan di Sirkuit Goiania, Brasil, nama Veda mendadak jadi buah bibir di paddock.
Pujian Setinggi Langit dari Media Eropa
Eurosport Italia, salah satu media olahraga terkemuka, tak ragu melontarkan pujian atas performa cemerlang Veda. Mereka bahkan menyebutnya sebagai kejutan paling besar di awal musim Moto3 tahun ini.
"Melengkapi podium adalah rookie Veda Pratama, sebuah kejutan besar di awal musim ini. Podium pertamanya sangat layak," tulis laporan Eurosport pasca-balapan.
Menariknya, media Italia tersebut menyoroti bagaimana Veda berhasil mematahkan stereotip.
Pada awalnya, ia dinilai tampil low profile dan tak mencolok layaknya pembalap Asia pada umumnya. Namun, ketika lampu merah padam, monster kecil di dalam dirinya bangkit.
"Ia terlihat seperti pebalap Asia 'biasa' di grid, tapi yang satu ini punya talenta besar yakni sangat cepat, agresif, dan tanpa rasa takut," sambung ulasan media tersebut.
Baca Juga: Pujian Selangit Mantan Pembalap MotoGP untuk Veda Ega Pratama: Bakatnya Sangat Besar!
Mental Baja di Tengah Kekacauan Sirkuit Goiania
Pujian itu tentu tidak datang dari ruang hampa. Balapan di Brasil kemarin adalah balapan yang dipenuhi anomali.
Sehari sebelum balapan utama (race day), Sirkuit Goiania mengalami kerusakan aspal yang cukup parah, memaksa panitia melakukan perbaikan darurat. Imbasnya, lomba bahkan sempat dihentikan sementara (red flag).
Di momen inilah mentalitas seorang pembalap sejati diuji. Ketika banyak pembalap kawakan kehilangan ritme dan momentum akibat jeda balapan, Veda Ega Pratama justru menunjukkan ketenangan luar biasa.
Ia mampu menjaga konsistensi, membaca situasi, dan tetap beringas di barisan terdepan.
Teknik Agresif yang Membelah Angin
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran