- CEO Ford, Jim Farley, setelah menguji coba BYD Shark dan produk Tiongkok lain, menilai Shark berbeda dari Ford Ranger.
- Farley mengakui pikap listrik Tiongkok kompetitif untuk konsumen harian yang mencari elektrifikasi modern.
- Produsen Tiongkok kini mengincar segmen pikap sasis rangka global, memaksa Ford meningkatkan inovasi internal.
Suara.com - Para eksekutif otomotif biasanya sangat diplomatis saat membicarakan pesaing, namun CEO Ford Jim Farley menunjukkan sikap yang berbeda. Farley baru saja mengunjungi Australia untuk mencoba langsung pikap listrik BYD Shark 6 dan beberapa produk asal Tiongkok lainnya.
Meski terkesan dengan teknologi yang ditawarkan, Farley menyebut bahwa Shark adalah 'hewan yang berbeda' jika dibandingkan dengan kendaraan legendaris seperti Ford Ranger.
Dalam wawancaranya di Grand Prix Australia, Farley mengungkapkan pengalamannya selama berada di sana. Pengujian yang dilakukan memberinya perspektif baru mengenai bagaimana merek Tiongkok mulai mengancam dominasi pemain lama di segmen pikap.
"Saya menghabiskan tiga hari mengendarai Land Cruiser 70, Shark, produk Great Wall. Ketiganya berbeda. Menurut saya, mereka benar-benar berbeda. Shark adalah mobil pikap, tetapi jika Anda menaruh beban 500 kg di belakangnya, itu bukan Ranger, bukan HiLux," kata Farley, dikutip Rabu (25/3/2026).
Meski demikian, ia mengakui bahwa bagi konsumen harian yang hanya menginginkan kendaraan listrik modern, Shark tetap menjadi pilihan yang menarik.
"Bagi seseorang yang tidak melakukan itu setiap hari, dan mereka menginginkan elektrifikasi, Anda tahu, ini adalah produk yang cukup kompetitif," ujar Farley.
Pengakuan ini cukup mengejutkan mengingat Ford adalah penguasa pasar truk pikap global. Ia bahkan menyebut proses membedah teknologi kendaraan listrik Tiongkok sebagai pengalaman yang memicu perubahan besar dalam internal Ford.
Farley pun menyadari bahwa pabrikan Tiongkok seperti BYD dan Great Wall Motor kini menargetkan segmen sasis rangka yang selama ini menjadi ladang keuntungan Ford.
"Kenyataannya adalah, lanskap persaingan telah sepenuhnya berubah dalam tiga atau empat tahun terakhir secara global. Truk pikap medium dengan sasis rangka merupakan ladang keuntungan global yang diincar oleh setiap perusahaan Tiongkok, jadi kami membutuhkan yang terbaik dan tercerdas dari kami," jelasnya.
Baca Juga: Suzuki Menyerah dan Pilih Jual Pabrik Produksi ke Ford
Walaupun Farley tetap mengandalkan Ranger untuk pekerjaan berat yang sesungguhnya, kehadiran pikap listrik Tiongkok tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Inovasi cepat dan harga kompetitif dari Tiongkok memaksa Ford untuk terus berinovasi agar tidak kehilangan takhta di pasar global.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Jangan Sepelekan! Segera Ganti Oli Motor Setelah Mudik agar Mesin Tak Jebol
-
Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?