Otomotif / Mobil
Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:13 WIB
Ilustrasi mobil transmisi manual (Pexels)
Baca 10 detik
  • Lakukan perpindahan gigi mobil manual secara konsisten pada rentang 2.000 RPM.
  • Jaga kecepatan tetap stabil dan hindari pengereman mendadak agar irit BBM.
  • Tutup jendela saat melaju kencang untuk mengurangi hambatan angin pada mesin.

Suara.com - Di tengah bayang-bayang krisis global, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia  belum lama ini meminta masyarakat Indonesia mulai bijaksana menggunakan bahan bakar minyak (BBM).

Khusus bagi Anda pengguna mobil transmisi manual, cara mengemudi ternyata memegang peranan kunci dalam menentukan seberapa sering Anda harus mengisi BBM.

Meski mobil manual dikenal lebih tangguh, salah teknik berkendara justru bisa bikin kantong jebol karena bensin yang boros. 

Lantas, bagaimana cara menyiasatinya?

Berikut ini, tips jitu menghemat BBM pada mobil manual yang bisa Anda terapkan mulai hari ini:

1. Perhatikan Perpindahan Gigi, Jangan Tunggu RPM Tinggi

Salah satu kesalahan umum pengemudi mobil manual adalah baru berpindah gigi saat putaran mesin (RPM) sudah sangat tinggi.

Ilustrasi Mobil Manual. [Daihatsu]

Padahal, rahasia irit BBM terletak pada keseimbangan antara torsi dan akselerasi.

Idealnya, lakukan perpindahan gigi saat jarum RPM menyentuh angka 2.000 RPM. 

Baca Juga: Bahlil Ingatkan Jangan Boros LPG, Ini 5 Cara Hemat Gas yang Bisa Dicoba di Rumah

Dengan menjaga ritme ini, mesin tidak akan bekerja terlalu keras sehingga konsumsi bahan bakar tetap terjaga.

2. Hindari Menginjak Rem Terlalu Sering

Mungkin belum banyak yang tahu kalau rem berhubungan erat dengan efisiensi mesin. 

Saat Anda mengerem, otomatis kecepatan hilang. 

Untuk mengembalikan kecepatan tersebut, Anda harus menekan pedal gas lebih dalam, yang artinya menyedot lebih banyak bensin.

Daripada mengerem mendadak, cobalah melakukan deselerasi secara bertahap. 

Lepas pedal gas dari jarak jauh saat hendak berhenti agar mobil melambat secara alami (engine brake).

3. Jaga Kecepatan Tetap Stabil

Mengemudi secara agresif dengan sering menghentak gas dan rem adalah penyebab utama boros BBM. 

Usahakan untuk melaju dengan kecepatan konstan. 

Jika mobil Anda dilengkapi fitur Cruise Control, manfaatkanlah saat berada di jalan tol agar laju kendaraan tetap stabil tanpa perlu menekan pedal gas terus-menerus.

4. Gunakan Gigi yang Tepat Sesuai Medan

Jangan malas memindahkan gigi, karena menggunakan gigi tinggi di jalan menanjak atau tetap di gigi rendah saat jalan landai akan membuat mesin tersiksa dan boros BBM. 

Pastikan posisi gigi selalu sesuai dengan beban mesin dan kondisi jalan yang dilalui.

5. Tutup Jendela saat Melaju Kencang

Banyak yang mengira mematikan AC dan membuka jendela bisa hemat bensin. 

Hal ini hanya benar jika Anda berkendara pelan di dalam kota. 

Namun, saat kecepatan mobil di atas 60 km/jam, menutup jendela adalah kewajiban. 

Jendela yang terbuka akan menciptakan hambatan angin (aerodinamika) yang berat, sehingga mesin butuh tenaga lebih besar untuk melaju.

6. Atur Penggunaan AC dan Beban Kabin

AC mobil dapat meningkatkan konsumsi BBM hingga 20 persen. 

Gunakan AC seperlunya dan manfaatkan fitur sirkulasi ulang untuk meringankan kerja kompresor. 

Selain itu, sortir barang bawaan Anda. Semakin berat beban di dalam mobil, semakin besar pula tenaga yang dibutuhkan mesin untuk bergerak.

7. Jangan Sepelekan Perawatan Rutin dan Filter Udara

Kondisi mesin yang prima adalah kunci utama efisiensi. 

Pastikan Anda melakukan servis rutin secara berkala. 

Hal kecil seperti memeriksa filter udara sangatlah penting, karena filter yang kotor akan menghambat aliran udara ke ruang bakar, membuat pembakaran tidak sempurna dan bensin terbuang sia-sia.

Selain itu, perhatikan pula hal-hal detail seperti menjaga tekanan ban yang ideal dan usahakan memarkir mobil di tempat yang teduh agar penguapan bahan bakar dapat diminimalisir.

Gunakan Fitur Pendukung

Jika mobil Anda, seperti beberapa model Honda memiliki fitur ECON Mode atau ECO Assist, jangan ragu untuk mengaktifkannya. 

Fitur ini akan membantu menyesuaikan sistem kerja mesin dan memberi panduan melalui lampu indikator agar gaya berkendara Anda tetap efisien.

Dengan menerapkan tips di atas, Anda tidak hanya membantu menjaga kesehatan mesin mobil manual Anda, tetapi juga menjaga dompet tetap aman dari pengeluaran bensin yang membengkak. 

Load More