Dalam banyak kasus rantai kendur, baut-baut ini adalah penyebabnya.
Baut-baut ini terletak di bagian belakang lengan ayun tempat roda terpasang dan dapat disetel untuk menggerakkan roda belakang lebih dekat atau lebih jauh dari mesin.
Oleh sebab itu, mengencangkan atau mengendurkan rantai tergantung pada bagaimana rantai tersebut digerakkan.
Cara menyetelnya relatif mudah yakni Anda cukup angkat ban belakang dari tanah dan sangga motor, sebaiknya dengan standar paddock.
Lalu kendurkan baut poros belakang dan baut pengencang untuk mengencangkan rantai dengan cara ini.
Jangan lepaskan semua baut tersebut, cukup kendurkan hingga roda belakang dapat bergerak maju dan mundur.
3. Gigi Roda Aus
Jika gigi pada gir depan atau belakang aus, rantai mungkin akan menjadi lebih longgar karena ada gigi yang lebih kecil yang berada di antara mata rantai.
Hal ini menyebabkan rantai tidak terlalu melebar saat bergerak di sekitar gir.
Baca Juga: Daftar Komponen Motor yang Wajib Diperiksa Setelah Libur Lebaran
Kondisi tersebut dapat membuat rantai tampak longgar, jadi sebaiknya periksa keausan gir secara teratur.
Gigi gir yang aus terlihat lebih tipis dan runcing, bukan lebih tebal dan bulat, dan mungkin juga retak atau menunjukkan tanda-tanda keausan lainnya.
Mintalah bantuan jika Anda tidak yakin apakah Anda perlu mengganti gir atau tidak.
4. Panas dan Gesekan Saat Berkendara
Ketika digunakan untuk perjalanan jauh, komponen motor otomatis bekerja lebih berat dari biasanya. Rantai terus bersentuhan dengan gir depan dan belakang dalam waktu lama tanpa henti.
Akibat gesekan tersebut, muncul panas yang bisa membuat rantai sedikit memuai. Perubahan suhu ini juga dapat memengaruhi struktur logam, sehingga rantai terasa lebih kendur dibanding sebelumnya.
5. Kurangnya Pelumasan
Pelumas punya peran penting untuk menjaga rantai tetap awet dan bekerja dengan baik. Jika rantai jarang diberi pelumas, gesekan antar bagian akan semakin besar dan tidak terkontrol.
Jadi, jangan bosan-bosan untuk memberikan pelumasan yang baik pada rantai motor Anda.
Itulah beberapa penyebab rantai motor kendur yang mungkin sedang Anda cari.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas
-
Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026
-
Yamaha Gear Ultima Motor Fungsional dengan Konsumsi BBM Paling Irit Dikelasnya
-
Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma
-
Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik
-
B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?
-
Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia
-
Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit
-
Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah
-
GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid