- Pabrik VKTR di Magelang ditargetkan memulai produksi massal mobil sedan listrik pada tahun 2028.
- Langkah strategis ini adalah bagian dari visi Prabowo mewujudkan kemandirian industri kendaraan listrik nasional.
- Anindya Bakrie dan Gilarsi Wahju Setijono menjadi tokoh sentral penggerak ekosistem industri VKTR saat ini.
Suara.com - Langkah besar pemerintahan Prabowo Subianto untuk menciptakan kemandirian otomotif nasional mulai terlihat nyata seiring target produksi massal mobil sedan listrik pada tahun 2028 mendatang.
Ambisi tersebut kini disandarkan pada fasilitas perakitan baru milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang yang siap melahirkan berbagai jenis mobil masa depan.
Peresmian fasilitas perakitan yang dilangsungkan pada 9 April 2026 lalu ini menandai babak baru industri otomotif Tanah Air.
Untuk saat ini, lini produksi VKTR memang masih mencurahkan tenaganya pada kendaraan niaga kelas berat seperti bus dan truk listrik.
Namun, peta jalan yang disusun sudah sangat jelas: transisi menuju kendaraan penumpang siap dieksekusi.
"Rencana kita, saya berharap tahun 2028 kita akan produksi secara besar-besaran mobil sedan dari listrik," tegas Prabowo saat meresmikan fasilitas tersebut.
Bagi manajemen VKTR, proyek ini bukan sekadar urusan bisnis, melainkan mandat strategis.
Mengutip catatan BPMI Setpres, Presiden Komisaris VKTR, Anindya Novyan Bakrie, melihat momentum ini sebagai loncatan krusial bagi Indonesia.
Berbekal pesan presiden bahwa krisis sering kali menyembunyikan peluang besar, ia sangat yakin perusahaannya punya landasan kokoh menuju kemandirian industri.
Baca Juga: Penampakan Gunungan Uang Rp11,42 Triliun, Hasil Denda hingga Tipikor
Fokus pengembangan VKTR bertumpu pada dua pilar utama. Pertama, mengawal target net zero emission di tahun 2060 lewat percepatan dekarbonisasi.
Kedua, membangun fondasi ketahanan energi nasional agar tidak terus-menerus bergantung pada bahan bakar fosil.
Lewat pertimbangan inilah kendaraan komersial dipilih sebagai batu loncatan sebelum merambah ke ranah mobil penumpang.
Duo Eksekutor di Balik Mesin VKTR
Berbicara soal sepak terjang VKTR, sulit rasanya melepaskan nama Anindya Novyan Bakrie dari kursi kemudi strategi.
Pria kelahiran 10 November 1974 ini merupakan putra sulung Aburizal Bakrie dan pewaris langsung trah bisnis Achmad Bakrie.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Menkeu Purbaya Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Calon Pembeli Dipaksa Sabar Sebulan
-
GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia
-
Dominasi AION UT Bayangi Kompetitor Segmen Hatchback Listrik Tanah Air
-
Serbuan Merek Baru di GIIAS 2026 Jadi Ujian Berat Pemain Lama Otomotif
-
Kualitas Mobil China Dipertanyakan Usai Sedan MG 5 Ludes Terbakar Saat Parkir
-
5 Motor Paling 'Badak' yang Tahan Disiksa Tiap Hari, Cocok buat Ojol
-
Yadea GS70 Dilengkapi Fitur Cruise Control Setara dengan Mobil
-
Bukan Mobil Listrik! Suzuki Rilis SUV Baru yang 100 Persen Anti-Bensin, Bebas Pusing Mikir Ngecas
-
Siluet EV Baru Bentuknya Mirip Mobil Kodok VW, Berapa Harganya?
-
Siasat Tutupi Pelat Nomor Kendaraan Tak Lagi Ampuh, Kamera ETLE Kini Identifikasi Wajah Pengendara