Otomotif / Mobil
Senin, 20 April 2026 | 08:15 WIB
Ilustrasi mesin mobil. (Unsplash/Joshua Aragon)
Baca 10 detik
  • Tikus sering merusak kabel mesin mobil karena mencari tempat hangat dan tertarik aroma pelapis kabel berbasis kedelai.
  • Gigitan tikus pada kabel mobil berpotensi menyebabkan korsleting listrik yang dapat memicu risiko kebakaran saat kendaraan digunakan.
  • Pemilik mobil dapat mencegah gangguan tikus melalui perawatan kebersihan mesin, penggunaan aroma pengusir, hingga pemasangan alat ultrasonik tambahan.

Suara.com - Pernahkah Anda mendapati lampu indikator mesin tiba-tiba menyala, atau mobil mendadak sulit dihidupkan di pagi hari? Setelah dicek ke bengkel, ternyata masalahnya bukan karena kerusakan komponen, melainkan tikus menggigit kabel kelistrikan mobil.

Masalah tikus masuk ke ruang mesin (engine bay) bukan sekadar isu kebersihan, melainkan ancaman serius bagi keselamatan berkendara. Kabel yang terkelupas dapat menyebabkan hubungan arus pendek (korsleting) yang berisiko memicu kebakaran mobil.

Mengapa tikus suka menggigit kabel mobil? Pertama, karena ruang mesin yang hangat dan tertutup memberikan tempat berlindung yang nyaman.

Kadua, banyak pabrikan mobil modern kini menggunakan pelapis kabel berbahan dasar kedelai (soy-based wire insulation) yang ramah lingkungan namun sayangnya memiliki aroma yang menarik bagi indra penciuman tikus.

Sebagai langkah preventif, berikut adalah 7 cara ampuh mencegah tikus merusak kabel mobil Anda:

1. Jaga Kebersihan Ruang Mesin (Engine Detailing)

Langkah pertama dan paling utama adalah memastikan ruang mesin bebas dari sisa makanan atau kotoran. Tikus meninggalkan jejak urin dan kotoran sebagai tanda wilayah.

Jika tidak dibersihkan, bau tersebut akan mengundang tikus lain untuk datang. Lakukan engine detailing secara berkala menggunakan cairan pembersih khusus agar ruang mesin selalu bersih dan tidak berbau "apek" yang disukai tikus.

2. Gunakan Aroma yang Dibenci Tikus

Tikus memiliki penciuman yang sangat sensitif. Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan dengan aroma menyengat yang tidak mereka sukai. Beberapa di antaranya adalah:

Kapur Barus (Mothballs): Letakkan di beberapa sudut ruang mesin (pastikan tidak jatuh atau terkena komponen yang bergerak).

Baca Juga: 5 Mobil Listrik Baru yang Lebih Murah dari Brio RS Mulai Rp170 Jutaan

Peppermint Oil: Teteskan minyak esensial peppermint pada bola kapas dan letakkan di area yang sering dilewati tikus.

Bubuk Lada atau Cabai: Menaburkan sedikit bubuk lada di sekitar area parkir bisa membuat tikus enggan mendekat karena efek panas dan pedas pada kaki dan hidung mereka.

3. Pasang Alat Ultrasonik Pengusir Tikus

Saat ini sudah banyak tersedia perangkat elektronik ultrasonik khusus mobil yang memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi.

Suara ini tidak terdengar oleh telinga manusia, namun sangat mengganggu bagi pendengaran tikus. Alat ini biasanya dihubungkan ke aki mobil dengan konsumsi daya yang sangat rendah, sehingga aman untuk pemakaian jangka panjang.

4. Gunakan "Rat Repellent Spray" Khusus Otomotif

Di toko aksesoris otomotif, Anda bisa menemukan cairan semprot pengusir tikus (rat repellent spray). Cairan ini biasanya mengandung zat kimia yang memberikan rasa pahit luar biasa atau aroma tajam yang membuat tikus kapok menggigit kabel.

Semprotkan secara merata pada bagian kabel-kabel besar dan selang-selang karet di ruang mesin.

Load More