- Pemilik mobil berusia sepuluh tahun wajib melakukan pemeriksaan menyeluruh.
- Pasalnya, degradasi alami pada komponen mobil tetap terjadi.
- Komponen krusial seperti karet, suspensi, sistem pendingin, pompa bahan bakar, hingga selang rem harus diganti untuk mencegah kerusakan.
4. Sistem Pendingin: Water Pump dan Thermostat
Selain selang radiator, komponen mekanis dalam sistem pendingin seperti water pump dan thermostat sering kali mulai melemah setelah 10 tahun.
Water pump bisa mengalami korosi pada bilah kipasnya atau kebocoran pada seal. Sementara itu, thermostat bisa macet dalam posisi tertutup, yang menjadi penyebab utama mesin meledak atau overheat parah.
Ganti kedua komponen ini bersamaan dengan pengurasan total cairan pendingin (coolant).
5. Selang Rem (Brake Hoses)
Ini adalah komponen keselamatan yang paling sering diabaikan. Selang rem terbuat dari karet yang diperkuat.
Seiring waktu, tekanan tinggi dari minyak rem dan paparan panas dapat membuat bagian dalam selang membengkak atau bagian luarnya retak.
Jika selang rem pecah saat Anda melakukan pengereman mendadak, taruhannya adalah nyawa. Pastikan Anda mengganti selang rem dan melakukan flushing minyak rem secara menyeluruh.
6. Sensor-Sensor Mesin (Oxygen Sensor & Mass Air Flow)
Baca Juga: Pengendara Mobil Berstiker TNI AL Adang Bus TransJakarta di Kemang, Picu Kemarahan Netizen
Mobil modern sangat bergantung pada sensor untuk mengatur efisiensi bahan bakar. Setelah 10 tahun, Oxygen Sensor (O2 Sensor) biasanya sudah tertutup jelaga karbon, sehingga pembacaan emisi menjadi tidak akurat.
Hal ini membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros dan tenaga mesin menurun. Membersihkan atau mengganti sensor yang sudah lemah akan mengoptimalkan kembali performa mesin Anda.
7. Mount Mesin dan Transmisi (Engine Mounts)
Jika Anda merasakan getaran mesin yang sangat terasa hingga ke dalam kabin saat mobil dalam posisi diam (idle), itu adalah tanda engine mount sudah aus. Karet penyangga mesin ini bertugas meredam getaran.
Di usia 10 tahun, karet ini biasanya sudah mengeras atau bahkan robek. Mengganti engine mount akan membuat getaran mesin kembali halus dan menjaga komponen transmisi tetap pada posisinya.
Tips Tambahan: Kuras Semua Cairan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
5 Motor Matic Anti Ngebut Cocok untuk Hadiah Anak yang Keterima PTN
-
Partner Survival di Jaman Susah: 5 Motor Bermesin Tangguh tapi Ongkos Perawatan Murah
-
Cara dan Syarat Daftar Subsidi Tepat MyPertamina 2026 Biar Dompet Tak Jebol
-
Mulai dari Rp16 Jutaan! Ini Rekomendasi Motor Listrik Volta Terbaik untuk Mobilitas Harian
-
Punya Pilihan EV dan PHEV, Harga Wuling Eksion Termurah Rp 389 Juta
-
Jajal Performa Suzuki Fronx Bisa Dapat Mobil Baru
-
Mobil Listrik Tak Lagi Bebas Pajak, BYD Angkat Bicara...
-
Kapan Berlakunya Kenaikan Pajak Mobil Listrik? Segini Taksiran Perubahannya
-
4 Mobil PHEV Bekas dengan Harga Paling Menggoda untuk Harian
-
Berapa Daya Listrik untuk Cas Motor Listrik di Rumah? Cek Batas Minimalnya