Suara.com - Harga BBM yang terus merangkak naik bikin banyak orang mulai putar strategi, termasuk soal kendaraan. Di tengah isu kenaikan Pertamax 92 dan Pertamax Green 95, setelah Pertamax Turbo lebih dulu melonjak dari Rp13.100 ke Rp19.400, opsi mobil bekas 7 seater yang bisa isi pertalite jadi makin dilirik.
Masuk akal, karena selain bisa angkut keluarga, mobil jenis ini juga lebih “bersahabat” untuk dompet dalam jangka panjang. Apalagi kalau mesinnya masih toleran BBM RON 90, biaya harian bisa ditekan tanpa harus mengorbankan fungsi utama. Nah, kalau Anda lagi cari mobil bekas 7 seater yang bisa isi pertalite, ini beberapa opsi yang worth it dipertimbangkan.
1. Toyota Calya
Kalau prioritas Anda adalah irit dan praktis, Toyota Calya jadi salah satu jawaban paling masuk akal. Mobil ini dibekali mesin 1.2L yang terkenal efisien, bahkan dalam kondisi stop-and-go di dalam kota sekalipun.
Penggunaan Pertalite masih tergolong aman untuk mesin ini selama perawatan rutin dilakukan, seperti ganti oli dan pengecekan injektor. Kabinnya cukup untuk 7 penumpang, meski baris ketiga lebih ideal untuk anak-anak. Dengan harga bekas mulai Rp120 jutaan, Calya cocok untuk Anda yang cari mobil keluarga dengan biaya operasional rendah.
2. Daihatsu Sigra
Bisa dibilang, Daihatsu Sigra adalah versi lebih ekonomis dari Calya. Dengan pilihan mesin 1.0L dan 1.2L, mobil ini sangat hemat bahan bakar dan ringan untuk penggunaan harian.
Menariknya, Sigra masih cukup toleran dengan Pertalite, terutama untuk pemakaian normal tanpa beban berat terus-menerus. Biaya servisnya juga relatif murah karena spare part mudah ditemukan. Di pasar bekas, harganya mulai Rp105 jutaan, menjadikannya salah satu opsi paling ramah kantong.
3. Toyota Avanza 1.3
Tidak lengkap rasanya membahas mobil keluarga tanpa menyebut Toyota Avanza. Varian mesin 1.3L jadi pilihan menarik karena konsumsi BBM-nya lebih efisien dibanding versi 1.5L.
Selain itu, Avanza dikenal “bandel” dan mudah dirawat. Banyak pengguna masih memakai Pertalite tanpa masalah berarti, selama kondisi mesin tetap prima. Suspensinya nyaman untuk perjalanan jauh, dan ruang kabin cukup lega. Harga bekasnya mulai Rp113 jutaan, tergantung tahun dan kondisi unit.
4. Daihatsu Xenia 1.3
Sebagai saudara dekat Avanza, Daihatsu Xenia 1.3 menawarkan paket serupa dengan harga yang biasanya lebih miring. Mesin 1.3L-nya cukup efisien dan cocok untuk penggunaan keluarga.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater, Kabin Lega Harga Masuk Akal
Dengan perawatan yang baik, penggunaan Pertalite masih aman untuk mobil ini. Konsumsi BBM juga relatif irit untuk ukuran MPV 7 seater. Kabin luas dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan. Harga bekasnya berkisar Rp150 jutaan, tergantung kondisi dan tahun produksi.
5. Suzuki Ertiga Non-Hybrid
Kalau Anda mencari kenyamanan ekstra, Suzuki Ertiga non-hybrid patut dilirik. Mesin 1.4L-nya terasa halus dan cukup efisien untuk perjalanan jarak jauh maupun dalam kota.
Walau secara ideal lebih cocok BBM RON lebih tinggi, banyak pengguna masih menggunakan Pertalite untuk pemakaian harian. Kabinnya terasa lebih premium dibanding LCGC, dengan suspensi yang empuk. Di pasar bekas, harga Ertiga non-hybrid berada di kisaran Rp160 jutaan.
6. Daihatsu Terios
Beralih ke segmen SUV, Daihatsu Terios cocok untuk Anda yang sering melewati jalanan kurang mulus. Ground clearance tinggi jadi keunggulan utama mobil ini.
Mesin 1.5L-nya cukup tangguh dan masih toleran menggunakan Pertalite untuk penggunaan normal. Selain itu, perawatan Terios relatif mudah karena jaringan bengkel luas. Harga bekasnya mulai Rp141 jutaan, tergantung tipe dan tahun.
7. Toyota Rush
Kalau ingin tampilan lebih sporty, Toyota Rush bisa jadi pilihan menarik. Secara mesin dan platform, mobil ini mirip dengan Terios, namun dengan desain yang lebih modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cara Mencuci Sepeda Listrik yang Benar dan Aman, Tak Khawatir Korsleting
-
Bisakah Mesin Diesel Tua Pakai B50? Ini yang Harus Dipertimbangkan
-
Apakah Daya 450 VA Bisa untuk Charge Motor Listik? Ini Solusi Supaya Tidak 'Jeglek'
-
5 Rekomendasi Sepeda Listrik Murah dan Awet, Kuat di Tanjakan buat Harian
-
6 Trik Mengatur Kecepatan Sepeda Listrik agar Baterai Awet Seharian
-
4 Cara Menghilangkan Jamur di Kaca Sunroof yang Membandel, Kembali Kinclong Modal Murah
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Maxdecal Foodie Sasar UMKM Kuliner Indonesia Timur Bareng Pasutri Touring
-
5 Rekomendasi Unicycle Murah untuk Berangkat Kerja, Jarak Tempuh Mulai 20 Km
-
Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru