- Mobil listrik mogok mendadak di rel sering disebabkan oleh gangguan pada baterai 12 volt.
- Kerusakan sistem ICCU memutus aliran listrik, membuat setir otomatis mengunci dan mobil mati total.
- Sistem BMS bekerja memutus tenaga untuk mencegah korsleting demi keselamatan, bukan sebuah cacat pabrik.
Faktor kedua adalah potensi kerusakan pada sistem Integrated Charging Control Unit atau ICCU. Komponen krusial ini bertugas mengatur aliran daya dari baterai utama ke baterai 12 volt.
Bila ICCU rusak, pasokan listrik terhenti seketika secara otomatis. Akibatnya, kendaraan berubah layaknya batu seberat ratusan kilogram yang mustahil digeser oleh tenaga manusia.
Otak Pintar Bernama BMS
Meski terlihat seperti produk gagal, pakar otomotif memiliki pandangan teknis yang jauh berbeda. Insiden ini berkaitan erat dengan cara kerja Battery Management System (BMS).
Pakar otomotif Arief Hidayat menegaskan bahwa sistem pelindung tersebut justru bekerja sebagaimana mestinya.
"Mobil EV justru lebih aman. Sistemnya otomatis mencegah kerusakan lebih jauh demi keselamatan pengemudi," jelasnya dilansir dari Instagram Wealthyotomotif..
BMS berfungsi sebagai otak yang memantau tegangan, suhu, dan keseimbangan antar sel baterai.
Sistem cerdas ini akan langsung mematikan suplai tenaga jika terdeteksi potensi korsleting atau panas berlebih.
Tanpa proteksi canggih ini, baterai justru berisiko tinggi mengalami gagal fungsi hingga meledak. Jadi, mesin yang mendadak mati adalah bentuk perlindungan aktif dari kerusakan fatal.
Baca Juga: Sopir Taksi Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Diduga Tolak Mobilnya Diderek
Edukasi Darurat di Perlintasan
Pengguna kendaraan berbasis baterai wajib memahami indikator peringatan di layar dasbor. Peringatan suhu panas atau baterai tidak mengisi biasanya muncul sebelum sistem memutus tenaga secara paksa.
Kejadian di Bekasi Timur ini menjadi teguran keras bagi semua pihak terkait. Evaluasi standar operasional penanganan darurat di perlintasan sebidang kini sangat mendesak untuk dilakukan.
Solusi evakuasi cepat bagi kendaraan berat yang mengunci otomatis harus segera dicarikan jalan keluarnya.
Sembari menunggu perbaikan sistem, kepastian penyebab pasti kecelakaan ini tetap bergantung pada hasil investigasi resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Bukan Lithium Lagi Teknologi Baterai Garam CATL Mulai Digunakan Skala Besar
-
AC Mobil Kurang Dingin Saat Cuaca Panas Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Minim Kasus Mogok, Berkendara Lebih Tenang dan Aman
-
Berpangkat Jenderal Bintang Empat, Koleksi Mobil Dudung Justru Ramah Kantong
-
Lagi-lagi Taksi Listrik VinFast Green SM Alami Kecelakaan, Ini Spesifikasi Mesinnya
-
Mitsubishi Destinator Edisi Spesial 55 Tahun Bawa Fitur Canggih Layar Raksasa
-
Istana Bidik Taksi Green SM: Akan Dievaluasi!
-
Terseret KRL hingga Masuk Got, 15 Insiden Biang Kerok VinFast dan Green SM Dicap Taksi Anomali
-
4 Mobil Listrik Harga Mirip VinFast VF e34, Jarang Trobel di Jalan
-
Hyundai dan TVS Kolaborasi Kembangkan Kendaraan Listrik untuk Mobilitas Perkotaan