- Bagasi di bawah jok motor di Indonesia memiliki suhu ekstrem karena letaknya yang berdekatan dengan mesin dan tangki bahan bakar.
- Menyimpan barang elektronik, bahan kimia mudah terbakar, dan korek gas di dalam jok berisiko memicu kebakaran fatal.
- Barang seperti makanan, obat-obatan, dan jas hujan basah akan rusak atau tidak higienis jika terpapar panas mesin.
Suara.com - Bagi di Indonesia, bagasi di bawah jok motor adalah "penyelamat" ruang. Mulai dari menyimpan jas hujan, helm, hingga belanjaan pasar, semua sering kali dijejalkan ke dalam ruang sempit tersebut.
Apalagi motor matic keluaran terbaru kini menawarkan kapasitas bagasi yang sangat luas, bahkan hingga 25-30 liter.
Namun, tahukah Anda bahwa fungsi bagasi motor sebenarnya sangat terbatas? Lokasinya yang tepat berada di atas mesin dan dekat dengan tangki bahan bakar membuat area ini memiliki suhu yang sangat panas saat motor dioperasikan.
Suhu panas yang terperangkap ini bisa menjadi musuh utama bagi barang-barang tertentu. Selain panas, getaran mesin dan minimnya sirkulasi udara membuat kondisi di dalam jok menjadi ekstrem.
Menyimpan barang yang salah bukan hanya berisiko merusak barang tersebut, tetapi juga bisa memicu kecelakaan fatal seperti kebakaran atau ledakan.
Berikut daftar barang apa saja yang tidak boleh disimpan di jok motor demi keamanan berkendara dan keawetan barang berharga Anda.
1. Power Bank dan Perangkat Elektronik
Barang pertama yang paling dilarang adalah power bank, ponsel, atau laptop. Mengapa? Perangkat elektronik menggunakan baterai Lithium-ion yang sangat sensitif terhadap suhu panas.
Suhu tinggi di dalam jok dapat menyebabkan baterai mengalami overheating (panas berlebih). Dalam kondisi ekstrem, baterai bisa membengkak, bocor, bahkan meledak.
Baca Juga: 6 Motor Sekelas Yamaha Vixion yang Harganya Terjun Bebas: Layak Dibeli di 2026, Ada yang 4 Jutaan
Mengingat lokasi bagasi bersebelahan dengan tangki bensin, ledakan kecil pun bisa berakibat fatal bagi keselamatan nyawa Anda.
2. Parfum dan Botol Aerosol
Banyak orang menyimpan parfum di jok motor agar tetap wangi setelah menembus kemacetan. Namun, ini adalah kesalahan besar.
Parfum mengandung alkohol dalam kadar tinggi, sementara botol aerosol (seperti body spray atau pembersih kaca helm) berada di bawah tekanan.
Cairan yang mengandung alkohol dan gas bertekanan tinggi sangat mudah menguap dan terbakar jika terkena panas mesin yang terus-menerus.
3. Korek Api Gas
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Kontroversi Gerbong KRL, Mengupas Sisi Macho Menteri PPPA Arifah Fauzi Lewat Koleksi Garasinya
-
Pangkas Harga Produk Menjadi Senjata Kia Hadapi Dominasi BYD
-
Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji
-
Fitur Canggih Mitsubishi Xforce yang Membuat Pengemudi Tidak Perlu Sering Keluar Mobil
-
Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?
-
Babak Baru Kia Agar Lebih Kompetitif di Industri Otomotif Tanah Air
-
Media China Ungkap Indonesia Siap Jadi Produsen Baterai Mobil Hybrid, Dua Raksasa Global Jadi Kunci
-
Terpopuler: Penyebab Mobil Mogok di Rel Kereta Api, Taksi Green SM Punya Siapa?
-
Potret Kembaran Yamaha Grand Filano, Bodi Belakangnya Bengkak Bak Tersengat Tawon
-
Seberapa Aman Beralih dari Dexlite ke Biosolar untuk Pengguna Mobil Diesel?