- Toyota dan Honda mengalihkan fokus strategi global mereka dari mobil listrik murni menuju pengembangan teknologi kendaraan hybrid.
- Honda berencana meluncurkan 15 model hybrid baru hingga tahun 2030 guna meningkatkan profitabilitas serta menekan biaya produksi.
- Pemanfaatan bahan baku baterai untuk banyak mobil hybrid dinilai lebih efektif mengurangi emisi karbon dibanding mobil listrik.
Sebagai gambaran, material baterai yang dibutuhkan untuk satu mobil pikap listrik besar sebenarnya bisa digunakan untuk membuat puluhan unit mobil hybrid.
Distribusi baterai yang lebih merata ke banyak kendaraan hybrid dinilai mampu memangkas emisi secara kolektif dengan lebih cepat di tengah ancaman kelangkaan pasokan litium dan nikel dunia.
Strategi baru Honda yang disebut sebagai "Triple Half" juga akan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat lini masa pengembangan produk mereka.
Meskipun Honda tetap berkomitmen pada visi jangka panjang netralitas karbon, perusahaan kini memilih pendekatan yang lebih seimbang antara hybrid dan EV.
Fenomena kembalinya Honda ke jalur hybrid mempertegas bahwa teknologi ini bukan sekadar jembatan sementara, melainkan solusi pragmatis yang paling dicari konsumen saat ini di tengah ketidaksiapan infrastruktur EV global.
Berita Terkait
-
Berapa Harga BYD M6 DM? Ini Taksirannya Sebelum Diumumkan
-
Intip Harga Honda Stylo 160 yang Kian Curi Perhatian di Jalan Perkotaan
-
Update Harga 6 Mobil Listrik BYD Termurah Mei 2026, Tipe Hemat hingga Premium
-
Vario 160 Baru Berkode K2SM Kabarnya Siap Meluncur, Sasis eSAF Dapat Racikan Baru?
-
VinFast VF MPV 7 Buatan Subang Resmi Mengaspal Ramaikan Segmen Mobil Listrik Keluarga
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung