Suara.com - Akhir Mei 2026 dunia otomotif dan isu publik kembali dipenuhi kabar menarik. Ada perbandingan mobil bekas 1000cc turbo antara Raize-Rocky dan Nissan Magnite yang dikupas jujur oleh pakar.
Dari sisi industri, Chery dikabarkan siap meramaikan bursa mobil di Jepang, menyusul langkah BYD. Namun, konflik Timur Tengah justru melumpuhkan ekspor Toyota dari Jepang, membuat pasokan nyaris habis.
Tak kalah panas, isu politik-ekonomi muncul lewat dua kali Purbaya kebobolan soal APBN, disertai sorotan unik tentang sapi kurban Prabowo dan motor listrik MBG.
Dari segmen roda dua, Honda menghadirkan skutik baru dengan kamera dashcam dan mesin lebih buas, menutup dilema PCX vs Vario. Yamaha pun tak mau kalah dengan skutik berbobot ringan bak diet ketat, namun tetap menawarkan bagasi lebih lega dibanding NMAX.
1. 3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
Tren mobil ringkas dengan mesin turbo kini tengah naik daun di Indonesia, terutama bagi kalangan dewasa muda yang mencari kendaraan harian yang lincah namun tetap bertenaga.
Di pasar mobil bekas, tiga nama besar seperti Nissan Magnite, Toyota Raize, dan Daihatsu Rocky menjadi incaran utama karena harganya yang semakin terjangkau.
2. Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
Baca Juga: 3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
Setelah raksasa mobil listrik BYD secara terang-terangan meluncurkan strategi invasinya ke Jepang, kini perhatian mulai tertuju pada Chery yang juga diprediksi akan menyusul kesuksesan kompetitor senegaranya itu di pasar global.
Pasar otomotif Jepang yang selama ini didominasi oleh pabrikan lokal seperti Toyota, Nissan, dan Suzuki kini mulai kedatangan tamu agresif dari Negeri Tirai Bambu.
3. Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
Toyota Motor Corp (TMC) sedang menghadapi tekanan hebat pada jalur distribusi internasionalnya setelah mencatatkan penurunan ekspor yang sangat tajam ke wilayah Timur Tengah. Data terbaru menunjukkan bahwa konflik regional yang memanas telah menghambat ekspor mobil Toyota.
Sepanjang April, raksasa otomotif asal Jepang ini hanya mampu mengirimkan 2.418 unit kendaraan ke Timur Tengah. Angka ini mencerminkan kejatuhan yang sangat dalam sebesar 91,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Penurunan drastis pada sisi ekspor ini jauh melampaui angka penurunan penjualan di kawasan yang sama, di mana penjualan Toyota tercatat turun 33,7 persen menjadi 31.360 unit.
Berita Terkait
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh
-
3 Tablet Murah dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta untuk Belajar, Kerja dan Hiburan