- Harga SUV mewah era 90-an hingga 2000-an kini sangat terjangkau karena perubahan minat pasar ke mobil ringkas.
- Terdapat lima rekomendasi SUV bekas, seperti Honda CR-V dan Nissan Terrano, yang menawarkan kenyamanan serta prestise tinggi.
- Calon pembeli wajib menyiapkan dana operasional tambahan karena mobil-mobil tersebut umumnya memiliki konsumsi bahan bakar yang boros.
- Harga di pasaran: Rp 60 – 90 juta
- Kapasitas mesin: 2.0L (QR20DE) atau 2.5L (QR25DE)
- Pajak tahunan: Rp 2 juta – Rp 4 juta
Nissan X-Trail T30 adalah definisi SUV modern pada masanya dengan desain kotak yang khas dan kabin yang terasa sangat lega serta nyaman bagi keluarga.
Suspensi mobil ini dikenal sangat empuk, menjadikannya pilihan tangguh untuk perjalanan jauh atau sekadar mobilitas harian di perkotaan.
Namun, Anda harus siap dengan konsumsi BBM yang cukup haus, terutama untuk varian mesin 2.5L yang rata-rata mencatatkan angka 1 banding 8 hingga 10 km per liter.
Beberapa komponen kelistrikan seperti power window dan sistem pendingin udara (AC) juga sering menjadi titik perhatian yang rentan bermasalah pada unit yang sudah berusia.
3. Nissan Terrano (1990–2004)
- Harga di pasaran: Rp 40 – 70 Juta
- Kapasitas mesin: 2.400 cc (2.4L)
- Pajak tahunan: Rp 1,2 Juta – Rp 2 Juta
Bagi Anda yang menyukai tampilan SUV yang sangat maskulin dan konstruksi bodi yang kuat, Nissan Terrano adalah jawaranya berkat penggunaan sasis ladder frame yang tangguh.
Mesin bensin 2.4L yang digunakannya terkenal sangat bandel dan mudah untuk diperbaiki oleh bengkel umum manapun karena konstruksinya yang sederhana.
Keunggulan utamanya ada pada kemampuan off-road yang mumpuni, namun kekurangannya terletak pada konsumsi BBM yang sangat boros, rata-rata hanya mencapai 1 banding 6 hingga 8 km per liter untuk rute dalam kota.
Selain itu, beberapa komponen kelistrikan tertentu pada mobil ini sudah mulai sulit ditemukan di pasaran.
Baca Juga: Terpopuler: Motor Listrik Yamaha Bisa Jalan 169 Km, Mewahnya Mobil Dadan
4. Mitsubishi Pajero (1991–1999)
- Harga di pasaran: Sekitar Rp 140 juta
- Kapasitas mesin: 3.0L V6 (Bensin) atau 2.5L/2.8L Turbo (Diesel)
- Pajak tahunan: Rp 2,24 juta
Mitsubishi Pajero generasi lawas ini adalah pilihan bagi Anda yang mengejar gengsi SUV premium dengan desain yang ikonik dan berkelas.
Mobil ini memiliki sasis yang sangat kuat dan performa yang disegani di berbagai medan, menjadikannya incaran para kolektor sehingga harganya cenderung lebih stabil dibandingkan SUV lainnya.
Konsekuensi memiliki Pajero lawas adalah biaya perawatan yang cukup mahal dan konsumsi bahan bakar yang tergolong boros, yakni sekitar 1 banding 5 hingga 8 km per liter.
Namun, bagi mereka yang memprioritaskan karakter dan nilai sejarah, mobil ini adalah investasi yang sangat memuaskan.
5. Suzuki Escudo (1993–2005)
- Harga di pasaran: Rp 40 – 70 juta
- Kapasitas mesin: 1.6L atau 2.0L
- Pajak tahunan: Rp 600.000 – Rp 1,1 juta
Suzuki Escudo merupakan SUV kompak legendaris yang tetap gagah dan populer hingga saat ini bagi pasangan muda.
Posisi duduknya yang tinggi dan kabin yang cukup lega memberikan rasa percaya diri saat bermanuver di berbagai kondisi jalan, termasuk medan off-road ringan.
Kelebihannya adalah beban pajak tahunan yang relatif ringan bagi kantong pekerja, namun kekurangannya tetap pada konsumsi BBM yang lebih boros jika dibandingkan dengan city car modern.
Dengan harga yang sangat terjangkau, Escudo menawarkan karakter mobil petualang yang kuat tanpa harus membuat Anda merogoh kocek terlalu dalam untuk urusan surat-surat kendaraan.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Motor Listrik Yamaha Bisa Jalan 169 Km, Mewahnya Mobil Dadan
-
5 Mobil SUV Murah 2026 Plus Taksiran Pajaknya, Harga Mirip Motor 250cc
-
Harga Jual Mobil Hybrid Bekas Terbukti Lebih Stabil Dibandingkan Mobil Listrik
-
Mewahnya Koleksi Mobil Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Kini Dijemput Kejagung
-
Bukan Cuma Buat Joget, 'Otak' TikTok Kini Jadi Asisten Pribadi di Crossover Mobil Listrik
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual
-
BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif
-
JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik