Otomotif / Motor
Senin, 20 Juli 2026 | 11:30 WIB
Motor Matic Neo Retro: Suzuki Access, Yamaha Fazzio dan Honda Scoopy. (Suara.com/AI)
Baca 10 detik
  • Pasar motor matic retro di Indonesia memanas pada Juli 2026 karena tingginya minat pekerja muda terhadap desain ikonik.
  • Honda Scoopy, Suzuki Access 125, dan Yamaha Fazzio bersaing ketat menawarkan perpaduan estetika klasik serta fitur teknologi modern.
  • Ketiga model memiliki keunggulan spesifik dalam aspek efisiensi mesin, performa tenaga, kapasitas tangki, serta harga di pasar otomotif.
  • Harga di pasaran: Rp26.050.000.
  • Kapasitas mesin: 124 cm³ (125cc).
  • Pajak tahunan: Kisaran Rp300.000 – Rp350.000 (Estimasi).
Suzuki Access 125 Resmi Melantai di IMOS 2025 Dengan Banderol Rp25,5 Juta. (Foto: Suzuki Indonesia)

Suzuki Access 125 hadir sebagai pilihan bagi Anda yang mendambakan durabilitas mesin dan kualitas bodi yang kokoh dengan standar ekspor.

Motor ini menawarkan fungsionalitas tinggi dengan adanya USB Charger dan kapasitas bagasi yang tergolong luas untuk menyimpan perlengkapan harian.

Secara performa, mesin 125cc-nya memberikan tenaga yang lebih mantap di tanjakan dibandingkan Scoopy.

Kelebihannya ada pada build quality Suzuki yang jempolan, namun kekurangannya terletak pada harga yang paling mahal di antara ketiganya serta popularitas merek Suzuki yang belum sekuat duo rivalnya dalam hal nilai jual kembali.

3. Yamaha Fazzio

  • Harga di pasaran: Rp22.820.000 (Fazzio Hybrid) hingga Rp25.250.000 (Fazzio Lux).
  • Kapasitas mesin: 124,86 cc (125cc Hybrid).
  • Pajak tahunan: Kisaran Rp300.000 – Rp350.000 (Estimasi).
Yamaha Fazzio. (Yamaha Jepang)

Yamaha Fazzio adalah juara dalam hal inovasi teknologi berkat penyematan mesin Blue Core Hybrid yang membantu akselerasi awal menjadi lebih halus dan bertenaga.

Nilai tambah yang sangat krusial bagi rumah tangga adalah kapasitas tangki bensinnya yang mencapai 5,1 liter, sehingga tidak perlu terlalu sering antre di SPBU.

Desainnya yang unik dan segar memberikan nuansa baru di parkiran kantor.

Sisi negatifnya, teknologi hibrida ini memang dirancang untuk efisiensi perkotaan, sehingga tenaga puncaknya mungkin tidak se-agresif motor matic sport 125cc lainnya.

Baca Juga: Bagaimana Cara Kerja Motor Hybrid? Ini Pilihan Termurah

Load More