Otomotif / Mobil
Selasa, 21 Juli 2026 | 15:05 WIB
Ilustrasi Logo BYD. (Ist)
Baca 10 detik
  • Sebuah SUV listrik BYD Tang mengalami kerusakan motor belakang saat melintasi genangan air di Shenyang, China.
  • BYD menyatakan motor terlepas akibat benturan keras sebelumnya pada bagian bawah mobil, bukan sekadar terkena air.
  • Pihak BYD menegaskan bahwa sertifikasi ketahanan air pada komponen kendaraan bukanlah izin untuk sengaja menerjang banjir.

Dikutip dari Carscoops, He Zhiqi menjelaskan, "Sertifikasi ketahanan air pada Blade Battery hanya dirancang sebagai fitur keselamatan dalam kondisi darurat dan bukan untuk mendorong pengemudi sengaja melintasi jalan yang tergenang".

Ia menambahkan bahwa meskipun paket baterai sudah memiliki sertifikasi IP67 dan IP68 yang memberikan perlindungan sesuai standar pengujian, hal itu tidak boleh diartikan sebagai izin untuk mengemudikan kendaraan melewati banjir secara sengaja karena risiko kerusakan pada panel bodi dan komponen kolong tetap mengintai.

Pihak perusahaan juga terus mengimbau para pemilik kendaraan untuk lebih berhati-hati dan menghindari jalanan yang terendam banjir.

Kejadian di Shenyang ini menjadi pengingat bagi para pengguna mobil listrik bahwa fitur keselamatan canggih sekalipun tetap memiliki batasan fisik, terutama jika kendaraan dipaksa menghadapi kondisi ekstrem yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Kini, nasib pemilik mobil tersebut bergantung pada kebijakan asuransi, mengingat biaya penggantian dan pemasangan motor listrik baru dipastikan tidaklah murah.

Load More