- Toyota mengembangkan mesin hybrid generasi baru berkapasitas 1.500 cc dan 2.000 cc untuk kendaraan produksi massal tahun 2027.
- Teknologi penggerak efisien ini diklaim mampu menghemat konsumsi bahan bakar hingga 15 persen dibandingkan model saat ini.
- Perusahaan otomotif asal Jepang tersebut juga berencana menawarkan teknologi powertrain ini kepada produsen global lainnya.
Suara.com - Toyota tengah mempersiapkan teknologi hybrid generasi terbaru yang diklaim mampu menghemat konsumsi bahan bakar hingga 15 persen dibandingkan model saat ini. Inovasi ini mengandalkan mesin bensin baru yang dirancang khusus untuk mendukung sistem elektrifikasi secara optimal.
Melansir Carscoops, pabrikan asal Jepang tersebut sedang mengembangkan mesin 1.500 cc 4-silinder segaris yang nantinya diaplikasikan pada kendaraan hybrid maupun plug-in hybrid. Mesin baru ini diproyeksikan untuk menggantikan mesin 1.500 cc 3-silinder serta mesin 1.800 cc 4-silinder yang selama ini digunakan pada sejumlah lini produk mereka.
Peningkatan efisiensi bahan bakar tidak hanya bersumber dari dapur pacu yang baru. Perusahaan juga merancang motor listrik yang lebih ringan dan ringkas guna memangkas bobot keseluruhan sistem penggerak kendaraan.
Efisiensi bahan bakar semakin maksimal berkat berbagai langkah penyempurnaan teknis. Langkah tersebut meliputi pengurangan gesekan antarkomponen mesin, sistem pengelolaan suhu yang lebih baik, penurunan pemborosan energi listrik, hingga penerapan desain bodi kendaraan yang kian aerodinamis.
Selain kapasitas 1.500 cc, pabrikan berlogo tiga oval itu turut menyiapkan mesin 2.000 cc 4-silinder generasi baru. Kedua lini mesin canggih ini diperkirakan mulai meluncur dan digunakan pada kendaraan produksi massal pada tahun 2027 mendatang.
Tidak hanya dipakai untuk kendaraan sendiri, teknologi powertrain hybrid tersebut juga rencananya ditawarkan kepada produsen otomotif global lainnya. Bisnis penjualan sistem penggerak generasi baru ini diproyeksikan mampu mendatangkan potensi pendapatan hingga 1,7 miliar dolar AS setiap tahunnya.
Sejumlah pihak menyebutkan bahwa merek seperti Subaru dan Mazda berpeluang besar menjadi mitra dalam penggunaan teknologi ramah lingkungan ini. Kendati demikian, pihak manajemen belum memberikan konfirmasi resmi mengenai pabrikan mana saja yang akan bekerja sama.
Pengembangan mesin hybrid mutakhir ini menjadi bagian penting dari strategi multi-pathway perusahaan. Melalui pendekatan tersebut, jenjang teknologi penggerak yang dikembangkan tetap beragam mulai dari mesin bensin konvensional, hybrid, plug-in hybrid, hingga kendaraan listrik murni.