SuaraPekanbaru.id - Selama ini banyak reklame ilegal "menghiasi" sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru.
Reklame ilegal yang marak di sejumlah ruas jalan Kota Pekanbaru itu media yang tidak memiliki izin dari pemerintah dan tidak membayar pajak daerah.
Padahal, reklame bisa menjadi salah satu sumber pendapatan bagi Pemerintah Kota Pekanbaru.
Oleh karena itu, untuk memaksimalkan PAD, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru melakukan penertiban.
Namun, Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Alek Kurniawan mengatakan, penertiban itu tidak harus dalam bentuk pemotongan tiang reklame.
"Penertiban itu kan kita lakukan dalam bentuk, memberikan surat peringatan, memberikan teguran, itu sudah kita lakukan hal-hal tersebut," katanya, dikutip Suara Pekanbaru dari laman resmi Pemko Pekanbaru, Senin 27 Maret 2023.
Lagi pula, katanya, untuk mengeksekusi penertiban bando dengan cara menebang atau memotong tiang reklame masih belum maksimal.
Pasalnya, biaya yang dikeluarkan untuk eksekusi reklame itu cukup besar.
"Kita tahu sendiri, karena kan untuk melaksanakan eksekusi seperti itu kan butuh sumber daya dan keuangan yang tidak sedikit. Karena untuk tiang reklame sebesar 30 cm sampai 50 cm itu tidak bisa sembarangan kita memotongnya. Kita kan sudah hitung-hitung juga cost-nya," tutur Alek.
Baca Juga: Timnas Guatemala Siapkan Kemungkian Terburuk Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Jadi, kini pihaknya melakukan upaya-upaya persuasif. dengan cara menyurati pemilik reklame, memberikan teguran, serta melalui media-media.
Ada pula tiang-tiang reklame itu yang sudah habis masa izinnya. Untuk kasus ini pihaknya tetap akan melakukan penertiban.
"Tapi ini tetap akan kita lakukan, karena kita surati mereka untuk melakukan penertiban sendiri. Tapi pada prinsipnya, potensi reklame kita banyak kok," katanya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak
-
Marah! Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Usir Pengembang saat Rapat Penolakan Musala di Bekasi