SUARA PEKANBARU - Memiliki istri yakni wanita shalehah merupakan impian setiap lelaki. Alasannya adalah akan ada banyak kebahagiaan yang didapatkan dalam hubungan selama menjalani rumah tangga bersama.
Hal ini seperti diungkap oleh Ustadz Khalid Basalamah. Dikatakan Ustadz Khalid Basalamah, bisa dikatakan bahwa puncak kebahagiaan seorang lelaki yaitu ketika memiliki wanita shalihah sebagai pendamping hidupnya.
"Seorang suami, puncak kebahagiaan dia justru pada saat diberikan wanita yang shalihah," ujar Ustadz Khalid Basalamah dikutip dari kanal YouTube Khalid Basalamah Official, Selasa (4/4/2023).
Lebih dari itu, terkait wanita shalihah ini juga telah diungkapkan oleh Nabi Muhammad SAW yang mengaitkan lelaki yang mendapat istri shalihah, layaknya telah menyempurnakan setengah agamanya.
"Siapa yang dikaruniai istri shalihah, maka ia telah menyempurnakan setengah agamanya," kata Ustadz Khalid menyampaikan inti hadits Nabi Muhammad SAW.
"Itu luar biasa, karena istrinya ini akan selalu mendampingi dia dengan tulus, karena dia shalihah dia tahu suaminya sumber pahala, dia akan terus sibuk dari membahagiakan, menyenangkan dan menghibur," tambahnya lagi.
Lebih dari itu, menurut Ustadz Khalid, wanita shalehah juga akan berupaya memberikan perhatian yang baik kepada suaminya dalam banyak hal. Sebab itu sang suami juga akan merasa selalu ingin dekat dengan istrinya.
"Jadi suami pada saat keluar dari rumah, merasa ada nilai plus di rumah itu dan selalu rindu ingin kembali ke rumah, selalu merasa di saat akan bertemu istrinya yang shalihah ini (seperti) ada kebahagiaan tersendiri," ujarnya.
Sementara itu dalam hadits lainnya, dicirikan wanita shalihah bagi suaminya itu dapat diketahui dari saat memandangnya, maka akan menimbulkan rasa senang.
"Karena Nabi shallallahu alaihi wasallam mengatakan wanita ahli surga (adalah) wanita yang kalau kau lihat kepadanya, pandang, (maka) engkau akan gembira, senang," jelas Ustadz Khalid Basalamah.
Lebih dari itu, Ustadz Khalid pun menjelaskan bahwa wanita shalihah mengetahui betul bahwa apa yang dilakukan itu adalah untuk mendapatkan pahala dari berbuat baik kepada suaminya.
"Itu dikerjakan karena Allah, bukan karena suaminya. Karena dia tahu ada pahala yang bisa didapatkan dari situ," kata Ustadz Khalid Basalamah. (*/rizky gurasaputra)
Tag
Berita Terkait
-
Buya Yahya Bongkar Ciri Orang yang Busuk Hati, Astaghfirullah Jangan Sampai...
-
Ciri-Ciri Orang yang Busuk Hati dan Hasad, Begini Perbedaan yang Beriman dan Kafir Kata Buya Yahya
-
Apakah Ada Cara untuk Mengembalikan Pahala Puasa yang Hangus? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut
-
Kualitas Puasa Ramadan Saat Suami 'Kecentilan' sampai Cium dan Peluk-Peluk Istri, Begini Kata Ustadz Khalid Basalamah
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Dituduh Tak Punya Andil Bangun Rumah yang Kini Ditempati Sarwendah, Ruben Onsu Akhirnya Klarifikasi
-
Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi
-
Alami Cedera Kaki dan Asma, Dua Pendaki di Gunung Bulubaria Dievakuasi Malam Hari
-
Soul Plate: Ketika Member Astro Berubah Jadi Malaikat Restoran, Efektifkah Promosinya?
-
Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF
-
Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya
-
Bukan Sekadar Petir, Blackout Sumatra Diduga Dipicu Lemahnya Sistem Kelistrikan
-
Bareskrim Polri Selidiki Blackout Sumatera, Bawa Barang Bukti ke Puslabfor
-
Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama
-
BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi