/
Minggu, 09 April 2023 | 15:26 WIB
Habib Jafar secara tegas mengatakan kalau seorang muslim wajib mengganti sholat fardhunya yang sudah ditinggalkan selama bertahun-tahu lamanya. (Foto: Instagram)

SUARA PEKANBARU- Sholat lima waktu adalah wajib hukumnya dilakukan oleh umat Islam di seluruh dunia. Karena amal yang pertama akan ditanya adalah sholat fardhu.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah bahkan mengatakan dalam Kitab Ash Shalah, jika kaum muslimin sepakat meninggalkan sholat lima waktu secara sengaja, adalah sebuah bentuk dosa besar yang paling besar. Dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, berzina, mencuri, dan minum minuman keras.

Dengan situasi yang terjadi saat ini begitu banyak umat muslim yang masih meninggalkan sholat wajib yang menjadi perintah dair Allah SWT. Mereka berdalih dengan alasan tertentu.

Maka dari itu, terkait dengan seseorang yang meninggalkan secara sengaja sholat fardhunya, Habib Jafar mengatakan ada cara untuk mengerjakan sholat yang sudah ditinggalkan selama bertahun-tahun. Caranya dengan mengqada sholat.

Pertanyaan itu muncul dalam sebuah akun Tiktok @Noona Via, tentang bagaimana cara mengqada sholat, yang sudah ditinggalkan selama bertahun-tahun. Apakah ad acara menggantinya dengan sesuatu?

Lantas dalam hal itu, Habib Jafar mengatakan kalau sholat adalah kewajiban, yang harus dikerjakan seorang muslim.

Maka seberapapu lamanya seorang muslim meninggalkan sholat diwajibkan untuk mengganti hal itu.

"Sholat itu adalah kewajiban yang kalau ditinggalkan, dia harus diqada berapa pun jumlahnya. Mau 10 tahun kek, 20 tahun harus di qada," kata Habib Jafar.

Menurut Habib Jafar dalam mengqada sholat yang sudah ditinggalakan selama bertahun-tahun lamanya, adalah dengan didouble sholatnya.

Baca Juga: Adab Suami Istri Saat Masuk 'Ronde Kedua' Hubungan Intim, Ternyata Ini Alasan Anjuran Ditutupi Selimut ketika Bersenggama

"Caranya kalau memang terlalu banyak, kata Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad setiap sholat di doubel. Jadi satu salat wajib hari itu plus qadanya. Jadi misal sholat Ashar, usai sholat Ashar yang wajib hari itu kemudian satu kali salat Ashar mengqada," jelas Habib Jafar.

Kemudian dia juga menerangkan, tentang seseorang yang harus mengingat kembali sudah berapa lama dirinya meninggalkan sholat wajib.

Andai saja seseorang itu tidak mengingatnya kata Habib Jafar, maka seorang muslim haruslah seumur hidup dalam mengqada sholatnya.

"Makanya kita harus ingat-ingat, kira-kira berapa tahun ya. Kemudian dihitung, kalau tidak ya sudah seumur hidup kita sholat dua kali," jelas Habib Jafar.

Habib Jafar turut menyampaikan perbedananya dengan ibadah puasa. Ketika daa orang yang tidak bepruasa dengan alasan sakit, sedang hamil atau menyusui, maka bisa digantikan dengan membayar fidyah.

Namun berbeda dengan sholat wajib lima waktu, tidak bisa diganti dengan itu.

"Karena sholat itu adalah sesuatu yang utama dalam Islam. Karena kalau puasa, kita masih bisa tidak puasa karena entah itu sakit yang parah, halangan, dan lain sebagainya. Atau cuma bayar fidyah saja. Kayak orang tua, yang tidak bisa puasa bayar fidyah,” jelasnya.

“Tapi kalau sholat mau kita apapun keadaannya, mau miskin, mau sakit, bahkan udah tidak bisa apa-apa masih harus sholat pakai hati. Kalau sudah tidak bisa pakai hati, baru itu disholatin karena sudah mati," tambah Habib Jafar. (*)

Load More