SUARA PEKANBARU - Kabar mengejutkan dari salah satu sinetron RCTI yakni Jangan Bercerai Bunda dapat teguran tertulis dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Tidak hanya Jangan Bercerai Bunda saja, ternyata terdapat enam program TV lainnya yang juga ditegur secara tertulis oleh KPI.
Diantaranya Sinema Horor Spesial: Sabrina di ANTV, Kabar Petang di TV One, Kabar Siang di TV One, Apa Kabar Indonesia Malam di TV One, Apa Kabar Indonesia Pagi di TV One, dan Kabar Mudik di TV One.
Teguran terhadap sinetron Jangan Bercerai Bunda menjadikan salah satu program RCTI yang dapat peringatan didapatkan Suara Pekanbaru dari kanal resmi KPI pada Senin (29/5/2023).
Koordinator bidang Pengawasan Isi Siaran, Tulus Santoso merangkap keputusan hasil dari rapat pleno sanksi dari KPI.
Terhitung hasil dari verifikasi, rangkaian analisa dan dinilai dari landasan aturan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2002.
"Kami juga telah menonton secara seksama tayangan yang dinilai melanggar tersebut dan jelas jika mengacu pada aturan telah terjadi pelanggaran terhadap beberapa pasal dalam P3SPS KPI," ungkap Tulus Santoso.
Ternyata teguran yang didapat Jangan Bercerai Bunda akibat tayangan pada Selasa (2/5/2023) dengan klarifikasi R-BO menampilkan beberapa adegan bullying.
Bullying terjadi kedapatan di lingkungan sekolah yang dinilai tidak etis. Apalagi adegannya membuat jebakan di atas pintu memakai tepung.
Baca Juga: MLDSPOT Punya 2 Panggung Unik di Java Jazz Festival 2023
Selain itu, bagian siswa yang sengaja mendorong temannya di sekolah sampai dibuat tidak berdaya di lantai yang disambut dengan injakan tangan memakai kaki.
Bahkan siswa yang mendorongnya itu sampai melakukan penyekapan dan mengikat tangan temannya yang menjadi korban di gudang. Tentu beberapa adegan tersebut dinilai tidak etis.
Hal ini sudah masuk ke dalam tindakan pelecehan membuat program RCTI itu sudah melanggar lima pasal. Mengandung merendahkan lembaga pendidikan dianggap lebih parah.
Seharusnya tema Jangan Bercerai Bunda yang lebih mengarah ke lingkungan sekolah tidak menampilkan adegan tersebut karena tidak sesuai dengan usia penonton.
Apalagi kehebohan sebelumnya didapatkan oleh Fandy Christian yang menuai hujatan publik lantaran terlalu mendalami perannya bisa jadi faktor pemicunya.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Natasha Rizki Dilarang Desta Syuting Sinetron Usai Menikah, Netizen Terharu Soal Pengorbanan Karier
-
Amanda Manopo Rogoh Kocek Rp 100 Juta Untuk Perawatan Kecantikan, Hasilnya Panen Komentar
-
Digosipkan Selingkuh dengan Lawan Main, Fandy Christian Dihujat Gegara Posting Cuplikan Sinetron Jangan Bercerai Bunda
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Chery Tiggo Cross CSH Terbakar Hebat di Tol Jagorawi, Sistem Keamanan Jadi Pertanyaan
-
Daftar ASN yang Tidak Bisa WFH Tiap Hari Jumat, Ini Jabatan yang Dikecualikan Kemendagri
-
Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka
-
Patehan: Legasi Budaya Minum Teh Ala Raja di Royal Ambarrukmo Yogyakarta
-
Debut Kolaborasi Anime, YENA Bawakan Lagu Ending Digimon Beatbreak
-
Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025
-
'Saya Penguasa Citiis': Pria Arogan yang Viral di Tasikmalaya Akhirnya Tertunduk Lesu Minta Maaf
-
Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai
-
Gizi untuk Anak, Limbah Jangan Merusak: Ultimatum DLH Sukabumi untuk Pengelola SPPG
-
Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi