SUARA PEKANBARU - Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana bercerita salah satu anggota DPR RI membuat dirinya berkecimpung di dunia politik.
Cellica mengungkapkan, anggota DPR RI, Saan Mustopa memiliki peran besar karena terus membimbing ia sampai berhasil menjadi Bupati Karawang.
Terlebih lagi, Cellica saat ini tengah menjalani periode keduanya sebagai Bupati Karawang dan salah satu pemimpin dari pihak perempuan yang tersukses.
Diungkap saat Cellica jadi narasumber di Diesnatalis dan Simposium Sarekat Demokrasi Indonesia (SDI) di Kantor PEMDA Karawang, Sabtu (10/6/2023).
"Izinkan karena sejarah saya hari ini adalah peran serta bangsa. Wah luar biasa makanya saya kalau ngomongin kang Saan dan sempat kita mau bersama," ungkap Cellica.
Saan Mustopa saat ini berada di Komisi II DPR RI dan dianggap sosok senior oleh Bupati Karawang.
Dari pengakuan Cellica, Saan Mustopa saat itu menawarkan dirinya menjadi Wakil Bupati Karawang via telepon dan memutuskan anak buahnya menemuinya.
"Hari ini saya menjadi bupati di periode kedua itu adalah ketika kang Saan pada saat itu menelepon saya jam 1 pagi dan mengutus orang sampai jam 5 subuh," paparnya.
Di situlah kepercayaan diri Cellica muncul, karena anggota DPR RI itu memberikan kesempatan ia untuk menjadi seorang pemimpin dari kalangan perempuan.
Baca Juga: Kasus MAN 1 Bekasi Gagal Study Tour, Pemilik EO Jadi Tersangka: Pakai Uang untuk Bayar Utang
"Saya tidak akan pernah melupakan sejarah itu, tapi saya memiliki keyakinan kang Saan adalah beri kesempatan kepada perempuan, ya ini adalah saya sampai hari ini," ujarnya.
Permasalahan tentang "rasa" yang membuat Cellica berutang budi kepada Saan Mustopa karena mendukung secara penuh ke dirinya untuk jadi Bupati Karawang.
"Persoalan rasa yang tidak mungkin tanda kutip saya harus berkhianat atau politik etis ke Kang Saan karena saya nggak akan berdiri di sini," bebernya.
"Kesempatan periodesasi bupati kedua kalau bukan campur tangan Kang Saan yang memang full untuk mendukung saya," sambungnya.
Cellica pernah menawarkan Saan menjadi salah satu calon Bupati Karawang. Tetapi Anggota DPR RI itu tetap memberikkan wanita asal Bandung itu untuk naik jadi bupati.
"Akang mau nyalon bupati nggak? Jawaban pada saat itu masih tetap tidak. Kang Saan tetap menjadi contoh dan teladan yang baik sebagai politisi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Menguliti Persepsi tentang Cinta di Novel Gege Mengejar Cinta
-
Bacaan Doa Allahumma Innaka Afuwwun di Malam Lailatul Qadar dan Maknanya
-
Pemerintah Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Berantas Tegas Premanisme, Polda Jatim: Negara Tidak Boleh Kalah!
-
Standar Meja Makan Lebaran dan Tekanan Sosial Perempuan
-
Suporter PSM Makassar Dilarang Keras Datang ke Ternate
-
Aksi Kamisan ke-900: Keteguhan Sumarsih Mencari Keadilan bagi Sang Anak
-
Fadia Arafiq Lulusan Apa? Bupati Pekalongan Terjerat Korupsi, Ngaku Tak Paham Birokrasi
-
RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang
-
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara di 3 Kasus Kriminal, Dari Penyerangan hingga Suap