Suara.com - Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menampik bila pertemuan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demorkat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ditujukan hanya untuk membahas seputar pasangan capres dan cawapres.
"Saya kira kalau hanya berbicara soal capres-cawapres kan terlalu ide kecil itu, ide besarnya adalah ke-Indonesiaan ke depan," kata Andi kepada wartawan, Minggu (11/6/2023).
Ia memandang Indonesia ke depan harus dibicarakan bersama. Karena itu Demokrat menyambut baik pertemuan PDIP, sebab Demokrat mengedepamkan cara-cara politik yang baik dan tidak menutup peluang untuk bekerja sama dengan seluruh partai.
Sebelumnya, Andi menyinggung perlu adanya perubahan politik yang akan dijalankan oleh generasi baru lewat pertemuan PDIP dan Demokrat.
"Jadi mudah-mudahan generasi baru ini tidak meninggalkan dendam, tidak meninggalkan masa-masa di mana politik baper sebelum-sebelumnya itu ya. Kita hilangkanlah bahwa saya rasa sakit, kemudian ketidakmenerimaan dengan ikhlas, masa lalu, sudah harus kita tinggalkan. Kita menatap ke depan bersama, tapi jangan dipandang hanya soal capres cawapres saja, tapi soal menyeluruh. Saya kira kami menyambut baik," tutur Andi.
Pertama Setelah 20 Tahun
PDI Perjuangan dan Partai Demokrat menjadwalkan pertemuan. Pertemuan itu akan dipimpin langsung Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demorkat Agus Harimurti Yudhoyono.
Kendati belum ada jadwal pasti perihal pertemuan, Ketua Bappilu Partai Demokrat menyamput baik rencana pertemuan Puan dan AHY.
"Ya pertemuan dengan Mbak Puan, PDIP, ya saya kira ini satu hal yang baik buat politik. Apalagi ini untuk pertama kali secara resmi, sejak tahun 2004, sampai dengan 2019 ini. Jadi ada sekitar hampir 20 tahun kita baru bisa bertemu lagi dengan PDIP secara resmi. Ini suatu hal yang menggembirakan," terang Andi kepada wartawan, Minggu (11/6).
Baca Juga: Rencana Pertemuan Demokrat dan PDIP, SBY Sebut AHY Telah Merespons Ajakan Puan
Andi berharap adanya pertemuan PDIP dan Partai Demokrat menggambarkan ke depan ada perubahan politik melalui generasi baru.
"Mudah-mudahan ini memang menggambarkan bahwa harus ada perubahan politik pada generasi baru, bukan hanya Demokrat dengan PDIP tapi semua partai untuk menyadari ke depan bahwa tantangan-tantangan ke depan harus diatasi secara bersama," kata Andi.
Andi menurutkan komunikasi akan terus dilakukan antara Demokrat dan PDIP menyusul pernyataan Puan dan Sekjen PDIP menyoal hal terkait pertemuan.
"Jadi sejak kemarin, sejak statement Mbak Puan dan Mas Hasto, saya kira ini akan kita terus. komunikasikan. Soal waktu dan kapan tentu akan dibicarakan," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
Terkini
-
7 Fakta Ketua PBNU Diduga Terima Duit Haram Korupsi Kuota Haji
-
Ancaman Mata Kering SePeLe di Balik Layar Laptop Mengintai Pekerja Remote, INSTO Dry Eyes Solusinya
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Diperiksa KPK, Terseret Pusaran Korupsi Bupati Bekasi?
-
KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi, Diberi Waktu 14 Hari untuk Banding
-
Aplikasi Dapodik 2026.b PAUD Diluncurkan, Operator Wajib Lakukan Instal Ulang
-
Terbongkar, Ini Daftar 9 Informasi Ijazah Jokowi yang Sengaja Ditutupi KPU
-
Simbol X di Masker Warnai Sidang Vonis Laras Faizati di PN Jaksel, Apa Maknanya?
-
Detik-detik Menegangkan Sidang Vonis Laras Faizati: Pendukung Riuh, Berharap Bebas Sekarang Juga
-
Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas
-
Polemik Pasal Nikah Siri di KUHP Baru, Selly: Bukan Kriminalisasi Agama, Tapi Perisai bagi Perempuan