SUARA PEKANBARU - Berikut kronologi terjadinya kecelakaan mini bus di Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.
Kecelakaan mini bus tersebut diinformasikan telah memakan beberapa korban yang berasal dari dosen Universitas Pahlawan (UP).
Diketahui, kecelakaan terjadi di KM 25/200 Jalur B, Kecamatan Tambang Kampar, Selasa (27/6/2023) sekitar pukul 16.40 WIB.
Penyebab mini bus yang bernomor polisi BM 7264 AY ditumpangi delapan dosen dari UP ternyata berasal dari pecahnya ban mobil.
Pada akhirnya mini bus tersebut sampai terbalik dan kondisinya setelah kecelakaan mengalami rusak parah.
Kronologi merek mobil Mitsubishi tersebut bisa kecelakaan bisa terjadi saat Enggi Exma Kumbara membawa delapan penumpang yang menjadi dosen UP.
Dikutip dari Suara Riau, kejadiannya terjadi ketika Enggi bergerak ke pintu keluar tol Bangkinang dari arah pintu masuk tol Sungai Pinang.
Hal tersebut langsung disampaikan oleh AKP Rudy perihal kronologi kecelakaannya yang menyebabkan delapan penumpang alami luka-luka.
"Sesampainya di lokasi kejadian, bahwa Mobil Mini Bus Mitsubishi mengalami pecah ban bagian belakang sebelah kiri."
Baca Juga: Ace Hasan Syadzily: Antisipasi Pergerakan Jemaah Di Mina, Petugas Harus Siaga
"Sehingga mengalami out off control atau disebut hilang kendali."
Sayangnya saat kecelakaan terjadi, mobil Mitsubihi tersebut juga bergerak secara bersamaan dengan Mobil Toyota Agya nomor polisi BM 1884 ZI.
Toyota Agya yang dikendalikan Raza Noriandi harus kena getahnya karena jarak mobilnya dengan mini bus Mitsubishi tersebut sangat dekat.
"Ada 10 orang yang terlibat pada kecelakaan. Ada dua supir dan delapan orang penumpang mini bus yang merupakan dosen UP," jelas AKP Rudy.
Karena mengalami luka-luka, Kasat Lantas itu menutupkan, mereka semua dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Awal Bross Panam untuk bisa mendapatkan perawatan.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan
-
Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam
-
Cceres Bongkar Provokasi Kylian Mbappe: Mau Cium Saya? Kalau Mau Ayo
-
Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula
-
Gunakan Teknik Stripping, Pemuda Sukabumi Sukses Cetak 3.000 Anakan 'Ikan Dewa' yang Langka
-
Jembatan Ampera hingga Masjid Agung Palembang Resmi Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani
-
ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman
-
WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali