SUARA PEKANBARU - Mantan Wakil Bupati (Wabup) Indramayu, Lucky Hakim tanggapi isu perzinahan yang dilakukan santri Ponpes Al Zaytun.
Sebab, banyak kabar yang beredar bahwa perzinahan santri Ponpes Al Zaytun diperbolehkan. Hal ini sesuai anjuran dari pimpinannya, Panji Gumilang.
Membuat proses penyidikan yang dilakukan Polri masih berlanjut terhadap Panji Gumilang. Akibat diduga memberikan ajaran sesat ke para santri.
Tentunya Lucky Hakim yang pernah menyambangi Ponpes Al Zaytun selama dua hari memberikan penjelasan terkait kondisi di dalam sana.
Hal ini saat Lucky Hakim diundang di podcast YouTube Uya Kuya TV pada Jumat (7/7/2023), untuk bercerita terkait Ponpes Al Zaytun.
Secara mengejutkan, perzinahan dilakukan jika mereka (perempuan) tidak bisa membayar untuk menebus dosanya karena berbuat kesalahan.
"Nanti apa berzina bisa dibayar," ucap Lucky Hakim ke Uya Kuya.
Alasan Lucky Hakim ikut memberikan tanggapan, karena ia sempat dituding telah mengikuti ajaran Panji Gumilang.
Berdasarkan dari video yang viral, Lucky Hakim ikut bernyanyi salam Yahudi dari arahan Panji Gumilang ke para santri Al Zaytun.
Pada kesempatan yang sama, ia membantah tudingan tersebut dan ketika itu ia posisinya sebagai tamu. Otomatis ia tidak tahu arti bahasanya.
Apalagi yang mengarahkannya langsung dari ucapan Panji Gumilang sebagai salah satu pimpinan pesantren terbesar di Indonesia. Ia pun tidak bisa menolaknya.
"Ini yang ngomong pembina pesantren terbesar se-Indonesia loh. Masa gua langsung nggak mau," tandasnya.
Kunjungan yang dilakukannya tentu untuk bersilaturahmi. Rasa penasarannya saat ia menjadi calon Wabup Indramayu.
Lantaran belum bisa sembarangan masuk, ia mengunjungi Al Zaytun saat berstatus sebagai Wabup Indramayu. Itupun harus ada surat kunjungannya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci