Satu di antara korban pelecehan yang diduga dilakukan Panji Gumilang adalah seorang pegawai di Ponpes Al Zaytun.
"Korban (dugaan pelecehan seksual) pegawai yang ditempatkan jauh dari lingkungan pesantren, jadi di belakang, gudang beras," ujar Leny.
Sebelum melakukan aksi bejatnya itu, diduga Panji Gumilang melakukan "amalan" doktrin agar korban menurut saat dilecehkan.
Saking besarnya nafsu syawat Panji Gumilang, korban dalam seminggu bisa diminta melayani berkali-kali.
"Awalnya korban cerita ke saya bahwa dia dipaksa dan ada dokterin yang harus patuh apa pun yang diserukan pimpinan pesantren," ucap Leny.
"Dia melayani tiga sampai lima kali dalam satu minggu," imbuhnya.
"Awalnya korban (dugaan pelecehan seksua) cerita ke saya. Dia dipaksa dan ada dokterin yang harus patuh apa pun yang diserukan pimpinan pesantren," ucap Leny.
Tentang besarnya nafsu syahwat Panji Gumilang juga diungkap mantan pengurus Al Zaytun sekaligus Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center yaitu Ken Setiawan.
Secara terang benderang, Ken menyebut jika Panji Gumilang pernah melakukan (diduga) pelecehan seksual.
Bahkan dikataka Ken, dugaan pelecehan seksual sudah masuk dalam lingkungan pesantren Al Zaytun.
"Termasuk pelecehan seksual yang dilakukan Panji Gumilang juga dilakukan di Al Zaytun," terang Ken Setiawan dikutip dari kanal YouTube METRO TV pada Rabu, 28 Juni 2023.
Dalam kasus dugaan pelecehan seksual ini, Ken memposisikan diri sebagai saksi hidup kebejatan Panji Gumilang.
Dia terang-terangan mengatakan ada sekitar 16 santriwati menjadi korban pelecehan seksual.
"Saya dulu saksi hidup, saya dulu pernah di sana dan walaupun enggak tinggal di sana bolak-balik tapi saya dulu pernah melihat saksi dan saya pernah ngantar ada 16 santri dulu kan," ujar Ken.
"Walapun kata dari internal itu kan santri yang badung-badung tapi kan ini fakta," sambungnya.
Kata ken, berzina itu sudah dianggap sebagai hal yang wajar di kalangan penghuni Al Zaytun.
Akan tetapi hingga saat ini, sama sekali belum ada konfirmasi lebih lanjut dari Panji Gumilang terkait isu ini. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Nafsu Syahwat Panji Gumilang Diceritakan Mantan Wali Santri Ponpes Al Zaytun, Bisa Dapat 'Jatah' 5 Kali Seminggu
-
Malam-Malam Panji Gumilang Tinggalkan 'Istana Megah' Al Zaytun, Menyengat Bau Ini
-
Permintaan Panji Gumilang saat 'Dirujak' Bareskrim Polri, Anak Buah Jendral Paling Berpengaruh Tak Bisa Menolak
-
Terkuak! Alasan Putri Pinkan Mambo Bongkar Kasus Pelecehan Seksual: Dipojokkin Sama Mami
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA