SUARA PEKANBARU - Auto cerai atau cari bidadari lain di luar, ini 8 kalimat menyakitkan istri ke suami, dr Aisah Dahlan: Awas yaa!
Uh! Ternyata suami memiliki perasaan yang sulit dimengerti juga. Sebagai istri, sudah menjadi kewajibkan menata kata dan kalimat agar suami terjaga secara baik.
Jangan sampai salah melontarkan kalimat, justru berujung perceraian atau jika tetap bertahan, suami bisa pindah ke lain hati.
Suasana di rumah yang penuh tekanan biasanya menjadi pintu utama suami mencari bidadari lain di luaran sana.
Untuk menghindari itu semua, berikut penjelasan motivator keluarga, dr Aisah Dahlan, yang meminta para istri mampu merangkai kata dan kalimat.
"Umumnya kan yah, yang keseringan ngomong itu adalah wanita. Bayangkam rata-rata mengeluarkan per harinya 20 ribu kata, kadang tanpa sengaja mengucapkan hal tersebut," kata dr Aisah Dahlan.
Nah, untuk menjaga komunikasi dengan pasangan tetap baik dan menjaga hubungan tetap harmonis, jangan sampai para istri mengeluarkan kalimat menyakitkan, meski kadang dinilai "biasa".
Aisah Dahlan mengatakan ada beberapa kata hingga kalimat yang tidak boleh diucapkan oleh istri kepada suaminya.
Apa saja? Berikut contohnya seperti dilansir dari kanal YouTube Pecinta dr Aisah Dahlan pada Senin, 7 Agustus 2023:
1. Memerintah : "Cepetan, gitu aja lama banget sih".
2. Menyalahkan : "Tuh kan, aku juga bilang apa, kamu sih."
3. Meremehkan : "Masak gitu aja gak bisa sih"
4. Melabeli : "Kamu penakut amat sih mas"
5. Mengancam : "Kalau gak mau bantuin, awas yaa!"
6. Menyudutkan: "Makanya"
7. Menyindir : "Haduuuh tumbeen"
8. Membandingkan : "Kenapa sih kamu gak bisa kayak".
Dikutip dari chat.openai.com, komunikasi yang baik antara suami dan istri sangat penting untuk membangun hubungan yang sehat dan harmonis. Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan komunikasi antara suami dan istri:
1. Dengarkan dengan penuh perhatian: Ketika pasangan Anda berbicara, berikan perhatian penuh dan hindari gangguan seperti ponsel atau pekerjaan lain. Tunjukkan bahwa Anda benar-benar peduli dengan apa yang mereka katakan.
2. Jangan berasumsi: Jangan mengambil kesimpulan sendiri tentang apa yang pasangan Anda rasakan atau pikirkan. Lebih baik tanyakan langsung kepada mereka untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.
3. Berbicara dengan lembut: Pilih kata-kata dengan hati-hati dan hindari mengucapkan hal-hal yang kasar atau merendahkan. Berbicaralah dengan lembut dan hormat.
4. Terbuka dan jujur: Bangun kepercayaan dengan menjadi terbuka dan jujur satu sama lain. Berbicaralah tentang perasaan, harapan, dan kekhawatiran Anda dengan tulus.
5. Gunakan bahasa tubuh positif: Ekspresikan kasih sayang dan perhatian Anda melalui bahasa tubuh, seperti senyuman, kontak mata, dan sentuhan.
6. Pilih waktu yang tepat: Pilih waktu yang tepat untuk berbicara tentang hal-hal penting. Hindari berbicara saat sedang marah atau stres.
7. Hindari serangan pribadi: Fokuskan pembicaraan pada masalah atau situasi, bukan pada pribadi pasangan Anda. Hindari mengkritik atau menyalahkan mereka.
8. Dengarkan tanpa menghakimi: Berusaha untuk memahami perspektif pasangan Anda tanpa menghakimi atau menilai. Setiap orang memiliki pengalaman dan pandangan yang berbeda.
9. Latih empati: Cobalah untuk melihat dari sudut pandang pasangan Anda. Usahakan merasakan apa yang mereka rasakan.
10. Resolusi masalah bersama: Ketika ada konflik, kerjasama dalam mencari solusi yang memuaskan kedua belah pihak. Hindari memenangkan argumen atau melihat siapa yang benar.
11. Jangan menunda masalah: Jika ada ketidaksepakatan atau masalah, jangan biarkan hal itu mengendap. Segera bicarakan dan cari solusi bersama.
12. Jangan takut bertanya: Jika Anda merasa tidak mengerti atau ingin tahu lebih banyak tentang apa yang pasangan Anda rasakan, tanyakan dengan penuh kepedulian.
13. Saling menghormati perbedaan: Setiap orang unik dan memiliki perbedaan. Hargai perbedaan ini dan jadikan mereka sebagai peluang untuk belajar dan tumbuh bersama.
14. Bersenang-senang bersama: Selain pembicaraan serius, luangkan waktu untuk bersenang-senang bersama sebagai pasangan. Ini bisa mempererat ikatan emosional dan menjaga hubungan tetap positif.
15. Terlibat dalam kehidupan satu sama lain: Tunjukkan minat dan perhatian terhadap kehidupan masing-masing, seperti pekerjaan, hobi, dan teman-teman.
Ingatlah bahwa komunikasi adalah proses dua arah. Kedua belah pihak harus berusaha untuk saling mendengarkan dan berbicara dengan hormat agar hubungan dapat berkembang dengan baik. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Celaka 12 Jika Suami Bangun Tidur Langsung Mainin Ini, dr Aisah Dahlan: Tanda Tak Puas?
-
8 Cara Manjakan Suami, Pakai Gaya-Gaya Tak Terduga Seperti Ini, Em Bisa Lengket sampai Kakek Nenek
-
Saat Muslimah Tampil Cantik, 3 Langkah Tutorial Make Up Natural Ini Bisa Dicoba
-
BAHAYA! Suami Sering Dapat Senyum Manis dari Wanita Lain, dr Aisah Dahlan Beri 2 Tips Jitu, si Ayah Dijamin Nyaman
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati