SUARA PEKANBARU - Akhir mengerikan seekor buaya setelah kalah bertarung dari gajah yang dikenal sebagai mamalia darat terbesar di dunia.
Gajah Afrika yang menahan serangan mematikan dari seekor buaya besar, mengamuk. Tampak bagimana gajah menginjak-nginjak punggung buaya yang dikenal memiliki kulit tebal.
Perlu diketahui jika secara umum gajah adalah hewan yang damai dan sangat peduli. Akan tetapi hal itu sangat bertentangan ketika mereka merasa terancam.
Hal itu terlihat saat gajah betina menjadi sangat agresif untuk melindungi anaknya yang masih kecil dari serangan buaya.
Kemarahan dan kebrutalan gajah juga pernah terjadi saat diganggu seekor kerbau. Dengan satu hentakkan kaku dan badan, kerbau tersebut tewas di tempat.
Hal sangat langka pun terjadi saat gajah terekam kamera melakukan perlawanan sengit pada serangan buaya.
Serangan gajah terhadap buaya yang sangat langka ini pertama kali terjadi di Latest Sightings.
Amuk gajah ini terekem jelas oleh Hans Henrik Haahr saat melakukan safari di Zambia.
Seperti diketahu jika buaya adalah pemburu oportunis dan sudah dikenal memangsa bayi gajah.
Baca Juga: Detik-detik Induk Singa Selamatkan Anaknya, Jalan Sempoyongan Setelah Dipatuk Ular Berbisa
Gajah betina ini tidak mau mengambil risiko apa pun dan tidak senang dengan keberadaan buaya yang begitu dekat dengan anak gajahnya, lalu melakukan pengusiran.
Untuk melindungi anaknya, dia menghilangkan ancaman dari buaya tersebut dengan cara sangta tragis.
Induk gajah ini mendekati buaya dan mulai mendorongnya dengan belalainya dan kepala.
Perilakunya menjadi sangat agresif, dan dia mulai menginjak-injak buaya itu. Jika Anda perhatikan, gajah ini tidak memiliki gading.
Dia menggunakan mulutnya untuk sebagian besar serangan pada buaya malang tersebut. Gajah menggunaka belalainya untuk melilit ekor buaya dan melemparkannya ke udara sambil menginjak-injaknya.
Tingkah agresif gajah dengan cara menginjak-injak tersebuut membuat buaya mati lemas tak berdaya.
Gajah betina yang beratnya antara 2.700 hingga 3.600 kg mengakibatkan kematian yang tak terhindarkan bagi buaya tersebut. (*)
Sumber: LatestSightings.com
Berita Terkait
-
Detik-detik Induk Singa Selamatkan Anaknya, Jalan Sempoyongan Setelah Dipatuk Ular Berbisa
-
VIDEO Pertarungan Mematikan Jaguar VS 4 Binatang Paling Buas dan Berbahaya, Siapa Menang?
-
VIRAL VIDEO! Detik-Detik Wanita Cantik ini Pertaruhkan Nyawa Selamatkan Bayi Beruang yang Terperangkap, Sepersekian Detik Bisa Berakhir Tragis
-
Momen Memilukan saat Impala Melolong dan Merintih, Leopard Raja Penyamaran Padang Rumput yang Mengerikan: Menyerang Tiba-Tiba
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat