SUARA PEKANBARU – Ada 6 perusahaan tambah terbesar di Indonesia yang gajinya bikin iri sejagat raya Nusantara. Keenam perusahaan tambang terbesar ini rupanya telah banyak menyerap tenaga kerja dari lulusan kampus tanah air ternama.
Setidaknya ada 10 kampus kenamaan yang alumninya sangat "menguasai" di enam perusahaan terbesar di Indonesa tersebut.
Dirangkum dari berbagai sumber, kebanyakan lulusan dari jurusan teknik paling mendominasi di perusahaan tambang tersebut.
Bukan hal mudah untuk masuk ke perusahaan tersebut, mengingat gaji yang ditawarkan sangat menggiurkan dan tentu saja bikin iri.
Nah, dikutip pekanbaru.suara.com dari akun Tiktok @kelas_snbt2024 pada 13 September 23, berikut 10 daftar kampus yang lulusannya diterima bekerja di perusahaan tambang.
PT Timah (Persero) Indonesia
Institut Teknologi Bandung (ITB): 46 alumni
Universitas Gadjah Mada (UGM): 24 alumni
Universitas Sriwijaya: 18 alumni
Universitas Padjadjaran: 16 alumni
Universitas Bangka Belitung: 14 alumni
Poltek Manufaktur Timah: 12 alumni
Universitas Indonesia (UI): 11 alumni
Universitas Terbuka: 11 alumni
Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPNV): 10 alumni
Berita Terkait
-
5 Jurusan Jebolan Kampus Malah 'Produksi' Pengangguran Tertinggi, Lima Faktor Ini Jadi Penyebab
-
5 Hal Wajib Diperhatikan Sebelum Daftar CPNS, Link Daftar Ada di Sini, Ada Jalur Khusus
-
Oh TERNYATA! Ini 7 Alasan kenapa Kamu Pilih Jurusan Teknik Elektro, Harus Kuat Godaan Gajinya
-
Paling Banyak Peluang! Ini 10 Jurusan Kuliah Non Teknik, Lulusannya Mayoritas Kerja di Perusahaan BUMN, Gaji Besar gak Bakal Nyesel
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial