SUARA PEKANBARU - Untuk kalian yang lulus 2024 nanti, jangan lupa persiapkan dari sekarang perburuan beasiswa di Koreas Selatan.
Beasiswa kulia S1 di Korea Selatan ini merupakan program Beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) untuk gelar S1 (sebelumnya dikenal dengan nama Beasiswa KGSP) pada tahun 2024.
Dalam satu syarat disebutkan jika peserta calon penerimanya adalah warga negara Indonesia. Kemudian orangtua calon peserta bukan kewarganegaraan Korea Selatan.
Ada juga tentang lulusan setara Diploma hanya dapat mendaftar program Bachelor’s degree (S1). Soal usia disebutkan tidak lebih dari 25 tahun (lahir setelah 1 Maret 1999).
Agar pada saatnya nanti tidak keteteran, berikut adalah PERSYARATAN BEASISWA S1 KOREA GKS PROGRAM:
1. Kebangsaan
Merupakan warganegara dari negara yang ditawarkan beasiswa (salah satunya Indonesia). Peserta maupun orang tua bukan merupakan warganegara Korea Selatan.
2. Level Pendidikan
a. Bagi lulusan SMA/SMK/Sederajat dapat mendaftar program Bachelor’s degree (S1) atau program Associate Degree (Diploma).
Baca Juga: IDAMAN BANGET! Beasiswa S1 Korea Selatan 2024 GKS KGSP, CATAT 8 Keuntungan yang Kamu Dapatkan
b. Bagi lulusan setara Diploma hanya dapat mendaftar program Bachelor’s degree (S1).
3. Nilai
a. Memiliki nilai rata-rata kumulatif di atas 80 (skala 100) atau berada dalam peringkat 20 persen teratas dalam satu kelas; ATAU
b. Mempunyai CGPA (Cumulative Grade Point Average): 2.64/4.0, 2.80/4.3, 2.91/4.5, 3.23/5.0.
Apabila transkrip nilai peserta tidak mencantumkan informasi mengenai CGPA atau tidak dapat mengkonversi nilainya pada salah satu skala GPA (skala 4.0, 4.3, 4.5, 5.0, atau 100), maka peserta juga wajib melampirkan dokumen tambahan dari pihak sekolah berisi penjelasan sistem penilaian yang digunakan.
4. Usia:
Berusia tidak lebih dari 25 tahun (lahir setelah 1 Maret 1999).
5. Tidak mempunyai batasan untuk bepergian ke luar negeri (contoh: tidak mempunyai riwayat kriminal).
6. Kesehatan:
Memiliki kondisi kesehatan yang baik, baik jasmani maupun rohani untuk menempuh studi di Korea Selatan.
7. Larangan:
a. Peserta yang merupakan lulusan sekolah menengah di Korea atau telah mendapatkan gelar S1 sebelumnya, tidak dapat mendaftar program beasiswa ini.
Sedangkan bagi peserta yang sebelumnya pernah melakukan pertukaran pelajar atau kunjungan studi di universitas Korea bisa mendaftar.
b. Peserta yang sebelumnya pernah mendapatkan beasiswa program gelar dari salah satu beasiswa Pemerintah Korea Selatan tidak dapat mendaftar beasiswa ini.
c. Peserta hanya dapat memilih salah satu jalur pendaftaran (University Track atau Embassy Track), tidak diperbolehkan keduanya.
Apabila ketahuan mendaftar pada kedua jalur pendaftaran, maka berkas pendaftarannya akan diabaikan.
d. Peserta yang pernah mengundurkan diri setelah dipilih menjadi penerima beasiswa GKS (KGSP) sebelumnya maupun yang pernah didiskualifikasi selama masa penerimaan beasiswa GKS sebelumnya tidak dapat mendaftar kembali beasiswa ini. (*)
Berita Terkait
-
IDAMAN BANGET! Beasiswa S1 Korea Selatan 2024 GKS KGSP, CATAT 8 Keuntungan yang Kamu Dapatkan
-
Blak-blakan Asnawi Mangkualam Tentang Aib Sepak Bola di Liga Indonesia: Menit 70, Pemain Masih Bisa Jalan-jalan
-
Beasiswa di Jepang yang Jarang Orang Tahu, Ternyata Idaman para Guru yang Ingin Kuliah Plus Dapat Limpahan Cuan
-
PERINGATAN Timnas Indonesia! Korea Selatan Boyong Gelandang PSG ke Asian Games 2022, Lee Kang-in Kondisi ON Libas Lawan
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Ekoterapi: Pentingnya Ruang Hijau Bagi Kesehatan Mental Masyarakat
-
Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong
-
Mulai Rp70 Jutaan, Intip Daftar Harga Mobil Bekas Honda City dari Jaman Baheula hingga Terkini
-
5 Rekomendasi HP RAM 16 GB Murah dan Kamera Bagus untuk Multitasking
-
Kasus Zina Jalan Terus, Insanul Fahmi Tunggu Digugat Cerai Istri Sah