/
Senin, 09 Oktober 2023 | 13:22 WIB
Apa itu Hamas Palestina yang sering melakukan perlawanan dan serangan pada Israel. (AFP/Jaafar Ashtiyeh)

Tujuan Hamas adalah membebaskan Palestina dengan perjuangan bersenjata dan penawaran program kesejahteraan sosial.

4. Prinsip-prinsip Hamas:

Hamas tidak mengakui kedaulatan Israel tetapi menerima negara Palestina pada batas tahun 1967.

Hamas menentang perjanjian perdamaian Oslo dan berkomitmen untuk mendirikan negara Palestina di dalam batasnya sendiri.

5. Status Teroris dan Sekutu:

Hamas ditetapkan sebagai organisasi "teroris" oleh beberapa negara, termasuk Israel, Amerika Serikat, Uni Eropa, Kanada, Mesir, dan Jepang.

Hamas adalah bagian dari aliansi regional dengan Iran, Suriah, dan Hezbollah di Lebanon yang menentang kebijakan AS dan Israel.

6. Pemicu Serangan Terbaru:

Serangan Hamas pada hari Sabtu disebut sebagai respons terhadap kekejaman yang dialami Palestina selama beberapa dekade.

Baca Juga: Hotspot dan Karhutla 2023 Meningkat, Mahfud MD: Jumlahnya Lebih Tinggi dari Tahun-tahun Sebelumnya

7. Sasaran Serangan dan Tanggapan Hamas:

Hamas menolak menargetkan warga sipil dan mengklaim hanya menyerang pemukim di pemukiman ilegal.

Amnesty International mencatat bahwa warga sipil Israel telah dibunuh oleh Hamas.

8. Pendapat Hamas tentang Pemukim:

Hamas membedakan antara pemukim dan warga sipil, menegaskan bahwa pemukim adalah bagian dari pendudukan dan pasukan bersenjata Israel.

9. Metode Serangan Hamas:

Hamas mengklaim bahwa pejuangnya menahan beberapa warga Israel di enklave tersebut dan merilis video pejuang.

10. Pertemuan Terakhir dengan Pemukim:

Hamas mengingatkan bahwa pemukim Israel pernah menjadi target pada pertempuran sebelumnya dan menegaskan bahwa mereka tidak menargetkan warga sipil dengan sengaja.

Hamas dikatakan mengirim parasutis ke Israel dan serangan ini mengingatkan pada serangan pada akhir tahun 1980-an oleh pejuang Palestina menggunakan glider.

11. Kasus Penangkapan Prajurit Gilad Shalit:

Referensi kepada penangkapan prajurit Gilad Shalit pada tahun 2006 oleh pejuang terkait dengan Hamas, yang menyebabkan Shalit ditahan selama lima tahun. (*)

Load More