SUARA PEKANBARU - Serangan mendadak dan terhitung paling berani kelompok Hamas di Gaza Palestina pada Sabtu, 8 Oktober 2023 ke Israel telah memicu serangan balasan dengan pemboman berdarah di Jalur Gaza.
Seperti diketahui jika Israel dan kelompok Palestina bersenjata Hamas terlibat dalam konflik memanas setelah menewaskan hampir 1.000 orang dalam waktu sehari.
Pada Sabtu, 8 oktober 2023, Hamas meluncurkan serangan yang sebelumnya belum pernah terjadi ke Israel.
Hamas meledakkan bagian dari pagar pemisah yang sangat terfortifikasi negara itu dan mengirim pejuang ke kelompok warga Israel di sepanjang perbatasan Gaza.
Langkah ini mendorong pemerintahan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu untuk memperingatkan tentang "perang yang panjang dan sulit".
Pesawat jet Israel langsung dikirim untuk membombardir Jalur Gaza, meratakan gedung tinggi dan wilayah pemukiman sipil.
Tapi apa itu Hamas, kelompok yang berada di tengah-tengah semuanya? Inilah yang perlu diketahui:
Apa itu kelompok Hamas?
Dikutip pekanbaru.suara.com dari aljazeera.com pada Senin, 9 Oktober 2023, berikut 11 hal penting tentang Hamas:
Baca Juga: Hotspot dan Karhutla 2023 Meningkat, Mahfud MD: Jumlahnya Lebih Tinggi dari Tahun-tahun Sebelumnya
1. Hamas dan Arti Nama:
Hamas adalah singkatan dari Gerakan Perlawanan Islam dan dalam bahasa Arab berarti "semangat".
2. Kontrol Teritorial Hamas:
Kelompok ini mengendalikan politik Jalur Gaza, wilayah seluas sekitar 365 km persegi yang dihuni oleh lebih dari dua juta orang, tetapi diblokade oleh Israel.
3. Asal-Usul dan Tujuan Hamas:
Gerakan Hamas didirikan di Gaza pada tahun 1987 oleh Sheikh Ahmed Yasin dan Abdul Aziz al-Rantissi, sebagai tanggapan terhadap Intifada pertama melawan pendudukan Israel.
Tag
Berita Terkait
-
Gibran Diamuk Gegara Diam Soal Israel vs Palestina, Alam Ganjar Ikut Terseret
-
Serangan 'Badai Al Aqsa', Bukti Lemahnya Intelijen Israel
-
Anak-anak hingga Orang Tua Diserang Saat Hari Libur, PM Israel: Hamas Ingin Bunuh Kita Semua
-
Perempuan yang Jasadnya Diarak Telanjang oleh Hamas di Gaza Ternyata Warga Jerman
-
AS Kirim Kapal Induk Dipersenjatai Nuklir ke Laut Mediterania Timur, Hamas: Rakyat Gaza Palestina Tidak akan Takut
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta