ponorogo.suara.com – Bagi sebagian besar pelaku UMKM, menjajakan dagangannya di Jalan Utama yang strategis adalah suatu keharusan, karena di tempat yang ramailah, potensi dagangannya akan laku terjual.
Namun pemikiran tersebut tidak berlaku bagi Rio Agung (25) warga Jalan Bathara Katong, Kecamatan Siman, Ponorogo. Sebagai pedagang kopi, Rio memilih lokasi dagangannya menjauh dari Jalan Utama dan memilih menjajakan kopinya di area pemakaman.
Didalam sebuah pos berukuran 3x3 meter yang digunakan warga untuk menyimpan keranda mayat, Rio menggelar dagangannya diatas vespa tua yang dimodifikasi menjadi lapak jualan.
Pemandangan seperti ini, tentu tidak umum, lokasi yang jarang sekali digunakan untuk nongkrong anak-anak muda, mampu disulap Rio menjadi tempat yang nyaman untuk ngobrol warga dengan pemandangan nisan orang meninggal.
Menurut Rio, dimanapun tempatnya jika niat usaha, Tuhan akan mendatangkan rezeki baginya.“saya jualan sejak ada jembatan penyebrangan ini mas, ya lumayan karena jadi jalur perlintasan antar desa, banyak yang mampir warung untuk ngopi”
Dengan menggunakan kopi lokal yang disangrainya sendiri, ia memastikan, kualitas kopi yang diseduhnya tidak akan mengecewakan penikmat kopi, khususnya anak muda ponorogo. Harga jualannya relatif murah, untuk satu cangkir kopi hitam, ia hanya mematok harga tiga ribu rupiah, untuk kopi susu di patok harga empat ribu rupiah. “setiap cangkir kopi yang saya jual harganya umum mas di kota ini, alhamdullilah banyak yang balik lagi setelah ngopi di tempat saya”
Waktu operasional kedai kopi ini juga tidak terlalu Panjang, lapak dibuka dari jam 9 pagi hingga jam 19.00 malam, itupun jika cuaca sedang cerah, jika hujan seperti saat ini, waktu jualan semakin pendek menjadi pukul 18.00. Rio menekankan, meski lokasi dagangannya di area pemakaman, hingga saat ini dirinya tidak pernah mengalami peristiwa “mistis” yang menjadi rasa takut sebagian masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan
-
Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram
-
Link Download PP 20 Tahun 2026 PDF, Aturan Pajak Baru yang Soroti Suap hingga UMKM
-
Misteri Kematian Satu Keluarga, Sampel Organ Korban Termuda Jadi Kunci Pengungkap Misteri Kledung
-
Rumah Daswati: Menghidupkan Kembali Nadi Sejarah di Jantung Kota Bandar Lampung
-
Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi
-
Lenovo LOQ Monitor Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp1 Jutaan dengan Refresh Rate 200Hz
-
Sengitnya Sengketa Lapangan Padel di Keputih Surabaya: Nasib Petambak Ikan di Ujung Cor
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
OPPO Find X9s Resmi di Indonesia: Flagship Ringkas dengan Kamera Hasselblad