ponorogo.suara.com - Menjelang berakhirnya waktu pelaporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada 31 maret 2023 mendatang, belasan Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo dari 8 Fraksi belum melaporkan LHKPN.
Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Sunarto menuturan, setidaknya ada 13 anggota dewan yang hingga saat ini, senin 27 Maret 2023 belum melaporkan kekayaan kepada KPK.
Ke 13 anggota tersebut berasal dari Fraksi PDIP, Fraksi Nasdem, Fraksi PKS, Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat, Fraksi Golkar, Fraksi PKB, Fraksi Gabungan.
“Jadi dari 13 anggota DPRD Ponorogo yang belum melaporkan LHKPN terdiri dari 8 fraksi ya ng ada di dewan,” katanya kepada ponorogo.suara.com jejaring media suara.com.
Ketua DPR dari fraksi Nasdem menambahkan, meski data yang diterima sudah jelas siapa saja anggota yang belum melaporkan LHKPN, namun ia menolak memberikan informasi lebih jelas, identitas pejabat yang belum melaporkan.
“saya update hingga tadi pagi, ada 13 anggota DPRD Ponorogo yang belum melaporkan LHKPN” kepada KPK, tambahnya.
Sunarto menambahkan, Tindakan anggota DPRD yang tidak melaporkan harta kekayaannya juga terjadi di tahun 2022 silam hingga Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) turun tangan terkait hal tersebut.
“tahun kemarin juga ada, hingga akhir tahun 2022, ada beberapa yang tidak melaporkan LHKPN, dan orangnya juga saat ini terdata di 13 anggota yang belum melaporkan” terangnya.
Sunarto menambahkan sebagai ketua DPRD dirinya hanya bisa menghimbau supaya anggota segera melapor kekayaannya. Hal itu supaya institusinya tidak terkena teguran atau bahkan sanksi dari KPK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Avatar Aang Resmi Tayang Terbatas di Bioskop demi Lolos Kualifikasi Oscar
-
Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?
-
ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System
-
Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih
-
Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?
-
PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak
-
Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United
-
Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran
-
Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia
-
It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship