Ponorogo.suara.com – Pasca penutupan SDN 2 banyudono, Kondisi Sekolahan yang beralamat Desa Banyudono Kecamatan Ponorogo, Ponorogo, Jawa Timur sudah sepi. para pelajar yang berjumlah 24 siswa sejak awal bulan maret 2023, telah menempati sekolah baru yang tersebar di Kawasan Kota.
Dari pantauan ponorogo.suara.com, aktivitas yang ada di SDN 2 banyudono tidak banyak, sejumlah pengajar terlihat hilir mudik, keluar-masuk ruangan dengan membawa dokumen administrasi sekolah
Kepala sekolah SDN 2 Banyudono Sri Sulisiani menjelaskan, penutupan SD tadinya mengalami penolakan oleh warga. tapi setelah dijelaskan, mereka dapat memahami, dan memutuskan mentransfer anaknya ke beberapa sekolah seperti SDN nologaten, SDN mangkujayan, SDN pinggirsari, SDN Keniten dan SDN Banyudono.
Sementara itu Kepala BPKSDM Ponorogo Andi Susetyo menuturkan, untuk proses pemindahan pengajar dan kepala sekolah SD N 2 banyudono, pihaknya telah menyerahan sepenuhnya proses tersebut ke Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo
Ia menjelaskan, penyerahan proses pemindahan pengajar dan kepala sekolah dikarenakan Dindik lebih mengetahui secara pasti peta sekolah di ponorogo yang bisa untuk menampung pengajar dari SD N 2 banyudono.
Pihak BPKSDM hanya akan memproses sisanya seperti mengeluarkan SK mutasi dan SK bupati baik kepada Guru maupun Kepala sekolah
“jadi kita lihat kondisinya, setelah final semacam kesepakatan baru kita proses mutasinya” ungkapnya. Kepada ponorogo.suara.com jejaring media suara.com, rabu (29/3/23)
Andi menambahkan, untuk penjaga sekolahan yang terdampak dari penutupan ini, pihaknya menyiapkan proses usulan ke UPD untuk menambahkan jabatan fungsional P3K dengan formasi PTT atau tenaga Pendidikan non guru yang akan segera dikirim ke Menpan-RB
“yang jelas ptt non guru itu masuknya tenaga teknis, karena kemarin ada PTT non guru yang ikut P3K seperti contohnya Pranata Komputer” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Maaf Saja Tidak Cukup: PLN dan Tagihan Gelap yang Ditanggung Rakyat Jawa
-
John Lennon hingga Tulkuyem: Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran Demi Muluskan Suap Tambang!
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Zero Waste: Peduli Lingkungan atau Cuma Cari Validasi di Media Sosial?
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
4 AC 1/2 PK dengan Fitur Pendingin Cepat dan Hemat Listrik, Mulai Rp2 Jutaan
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
4 Micellar Water Glycerin Kunci Wajah Lembap Maksimal dan Skin Barrier Kuat
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh