ponorogo.suara.com – Ribuan santri Pondok Modern Darussalam, Gontor, Ponorogo mengikuti Yudisium atau penentuan nilai yang dipimpin langsung oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal selaku Pimpinan Pondok Modern Darussalam.
Dari pengamatan ponorogo.suara.com jejaring media Suara.com, 2040 santri tampak sumringah saat menggunakan seragam dengan setelan jas hitam dipadu baju warna putih dan peci mendengarkan pesan-pesan dari Pimpinan Pondok
K.H. Hasan Abdullah Sahal menuturkan, saat ini, status santri sudah berbeda, mereka menyandang status guru yang tentunya memiliki tugas lebih dibandingkan saat mereka menjadi santri.
“Kamu bukan anak-anak lagi! Bukan kelas 6 lagi! Sudah ada garis disitu yang membedakan antara santri dengan guru. Guru Itu belajar, mengajar, dan membimbing” ungkapnya.
Dia menambahkan, agar identitas kesantrian tidak berubah dari ajaran-ajaran yang telah digariskan oleh Pondok.
“Ini adalah sejarahmu maka pandai-pandailah membina sejarahmu! Jangan lupa kita punya shibghoh (jati diri) harga mati!” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, menambahkan agar para guru tidak lupa untuk menambah wawasan,
“Setelah ini kalian akan masuk ke peruguruan-perguruan tinggi! Jangan minder jika kamu duduk di kelas bawah saat KMI! Karena kunci dari kesuksesanmu di jenjang ini adalah tekad yang kuat dan rajin” tuturnya.
Label guru yang diberikan kepada alumni baru adalah bentuk perhatian Pondok kepada segenap alumninya. Diharapakan dengan ini mereka tertuntut untuk selalu belajar, dan mengajarkan ilmu yang sudah mereka dapatkan selama ini.
Baca Juga: Profil Dito Ariotedjo, Menpora Baru yang Disebut sebagai Menteri Termuda
“Dengan segala kelebihan dan kekuranganya dari seluruh kampus, Bapak Pimpinan memberikan kesempatan kepada anak-anakku untuk menambal dan memperbaikinya” tutur Mantan Rektor Universitas darussalam (UNIDA)
Selain menjadi guru di PMDG, beberapa alumni ada yang ditempatkan di beberapa kota di Nusantara seperti di Papua, Aceh, Riau dsb. Mereka dituntut untuk siap berjuang dan ditempatkan dimana saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob
-
Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar