Suara Ponorogo – Permasalahan pernikahan wanita dibawah 20 tahun di Kabupaten Ponorogo belum sepenuhnya tuntas. dari data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Ponorogo, tercatat, ratusan wanita berusia sama dan dibawah 20 tahun masih melakukan pernikahan
Kepala DPPKB Ponorogo, Harjono menjelaskan, sepanjang tahun 2022 silam, angka pernikahan untuk wanita di usia 20 tahun dan dibawahnya tercatat mencapai 445 orang. Angka ini jika di prosentasekan sebesar 7,89 persen dari jumlah pernikahan yang mencapai 5.638 pasangan
“untuk tahun 2022 angka pernikahan dibawah 20 tahun mencapai 7,89 persen sementara di tahun 2023 yang baru berjalan beberapa bulan, angkanya yang terdata 6, beberapa persen” ungkapnya, Sabtu (29/4/23)
Harjono menekankan, data yang saat ini diterima oleh DPPKBN tentunya bukan data primen melainkan data sekunder, karena untuk data primer, saat ini dipegang oleh kementerian Agama (Kemenag)
“untuk pernikahan anak dibawah 20 tahun sepanjang tahun 2022 yang terbanyak adalah kecamatan nrayun dan kecamatan pudak” terangnya.
Sementara itu, dari data di DPPKB dalam triwulan pertama tahun 2023, tercatat pada januari 2023 sebanyak 25 anak dibawah 20 tahun melakukan pernikahan, angka ini jika diprosentasekan maka jumlahnya sebesar 5,46 persen
Sedangkan pada Februari 2023, ada 32 wanita dibawah 20 tahun menikah. Jika dipersentasekan berarti 7.26 persen.
Masih terjadinya pernikahan dibawah 20 tahun tentu berbahaya bagi keberhasilan Program Pemkab Ponorogo untuk menekan angka stunting menjadi 7 persen di tahun 2023.
Harjono menjelaskan, dari studi yang pernah diadakan, pernikahan anak menyumbang 30 persen angka stunting.
Baca Juga: Raih Daesang, Ini 5 Drama Korea yang Dibintangi Park Eun Bin
“Bisa dilihat disini angka wanita yang menikah dibawah umur 20 tahun adalah Kecamatan Ngrayun dan Pudak. Disana juga paling banyak stuntingnya,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Penari Jatil Cantik Ponorogo Nyaleg: Mengatasi Kurangnya Perhatian Pemerintah Terhadap Dunia Seni Budaya Lokal
-
Terus Berulangnya Penerbangan Balon di Ponorogo, Kasat Reskrim Ancam Jerat Oknum Pelaku dengan Pasal Berlapis
-
Ratusan Warga Memanfaatkan Arus Balik Gratis ke Jakarta yang Digelar Pemkab Ponorogo
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Modus Baru Judi Online, Pakai Merchant UMKM hingga Payment Gateway
-
Purbaya Ungkap 4 Negara Bebas Aturan DHE SDA, Ada AS hingga China
-
3 Rekomendasi Parfum Aroma Susu dengan Wangi Creamy, Beri Kesan Manis yang Menenangkan
-
BUMN Punya Hotel dan Apartemen Disorot, Masih Relevankah untuk Negara?
-
Eks Menag Lukman Hakim: Publik Makin Tak Percaya Negara karena Penegakkan Hukum Lemah
-
Sekjen Kementerian ATR/BPN Diperiksa KPK Terkait Kasus Suhardiman Amby
-
11 Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG Mattelast untuk Bibir Gelap, Cuma Rp55 Ribuan Sepaket
-
Siasat Produsen Ban Gajah Tunggal Bertahan dari Lonjakan Biaya Produksi
-
Berawal dari Hobi Main Game, Konten Kreator Sahrul Agusti Kini Jadi Pengusaha Digital
-
Mafia Internasional Diburu, Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Dibongkar