Suara Ponorogo – Penari Jatilan, Urul Hidayanti, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung, Aya Chikamatzu maju sebagai bakal calon Anggota Legislatif DPRD Ponorogo melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo, Jawa Timur.
Ditemui wartawan, Urul menjelaskan, keikutsertaan dirinya dalam kontestasi anggota DPRD Ponorogo periode 2024-2029 mendatang dilatar belakangi belum adanya perwakilan seniman di DPRD Kabupaten Ponorogo yang bisa dengan baik menyerap aspirasi para seniman saat ini.
Urul menekankan, hingga saat ini dirinya merasa, para seniman belum mendapatkan perhatian yang baik dari pemerintah .
“karena seniman ini jarang diperhatikan oleh pemerintah, nah saya ingin mewakili mereka dan menampng uneg uneg mereka, karena kita kurang diperhatikan” ungkapnya
Urul menambahkan, sebagai pelaku seni dirinya sangat menyadari apa keinginan seniman di ponorogo, menurutnya menjadi wakil rakyat dari latar belakang seniman mampu menjadi solusi untuk menampung uneg-uneg seniman yang saat ini belum maksimal di terima pemerintah.
“tapikan gini mas, sebagai pelaku seni seperti saya kan lebih tahu apa uneg-uneg para seniman, selain itu, harusnya jika mengeluarkan asprasi kepada sesame seniman tentunya lebih terbuka dibanding dengan pemerintah” tambahnya
Sementara itu, ketua DPC Partai kebangkaitan Bangsa (PKB) Cabang Ponorogo, Ibnu Multazam menambahkan, saat ini Wakil rakyat di DPRD Ponorogo yang berlatar belakang seniman belum ada, oleh sebab itu, pihaknya ingin menggandeng seniman terjun ke politik agar mampu menjadi jembatan aspirasi bagi seniman di Bumi Reog.
“aspirasi seniman itu kan dititipkan ke DPRD yang tidak berlatar belakang seniman, tentu itu akan mempengaruhi aspirasinya, jadi mungkin seniman-seiman itu belum terawatt dengan baik” ungkapnya.
Anggota DPR RI dari dapil 7 itu menekankan, dalam Pileg di Ponorogo 2024 mendatang, PKB telah menyiapkan 4 bacaleg yang berlatar belakang seniman untuk mengikuti kontestasi merebutkan kursi dewan.
Baca Juga: 5 Fakta Kasat Narkoba Polres Jaktim Diduga Bunuh Diri: Pernah Diberi Sambo Penghargaan
“dari ke empat itu kalau bisa jadi semua, kalau tidak bisa, saya harap, 1 atau 2 bisa jadi agar bisa menyerap aspirasi seniman di Ponorogo”
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Selat Malaka Ada di Mana? 'Jantung' Ekonomi Dunia Tak Kalah Penting Dibanding Selat Hormuz
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
7 Pilihan Sepeda Listrik Lipat Fast Charging yang Bisa Masuk KRL, Praktis dan Awet
-
Viral Dodit Kucing Gembrot Jadi Artis Google Maps, Titik Lokasinya Diburu
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
Ramai Disorot, Proyek Gedung MUI Sukabumi Rp3 Miliar Disebut Lambat, Ini Penjelasan di Baliknya
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya