Suara Ponorogo - Kabupaten Ponorogo telah menempati urutan terendah dalam capaian Universal Health Coverage (UHC) di Jawa Timur, dan berada di posisi ke-5 terbawah dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya.
Kondisi ini menyoroti kebutuhan penting bagi Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Kesehatan untuk mengambil tindakan yang lebih serius guna mempercepat capaian UHC. Salah satu langkah yang perlu diambil adalah meningkatkan jumlah penduduk yang terlindungi melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Ponorogo.
Saat ini, tingkat capaian JKN di Ponorogo masih stagnan di angka 70,56 persen. Jumlah ini menunjukkan bahwa dari total penduduk Ponorogo sebanyak 970.004 jiwa, hanya 684.426 jiwa warga yang terlindungi oleh JKN.
Ironisnya, berdasarkan instruksi dari pemerintah pusat, daerah yang ingin mencapai status UHC harus mencapai tingkat perlindungan JKN sebesar 95 persen. Namun, saat ini baru tercapai sebesar 70,56 persen, sehingga masih terdapat 237.078 jiwa penduduk Ponorogo yang belum mendapatkan perlindungan dari JKN. Menariknya, bidang profesi yang paling terdampak adalah wiraswasta.
Kepala Dinas Kesehatan, Dyah Ayu Puspaningarti, mengungkapkan bahwa meskipun Ponorogo berada di peringkat terbawah, capaian UHC di kabupaten ini mengalami peningkatan. Pada bulan April lalu, tingkat capaian hanya mencapai 69 persen, namun pada bulan ini naik menjadi 70,56 persen.
"Akan tetapi, peningkatan tersebut hanya sebesar 1 persen. Namun demikian, hal ini harus segera dipercepat dan membutuhkan akselerasi dari semua pihak, bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Kabupaten," tegasnya.
Untuk meningkatkan capaian UHC, Pemerintah Kabupaten Ponorogo perlu mengambil tindakan yang lebih tegas dan terkoordinasi. Selain itu, penting untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memiliki perlindungan kesehatan melalui JKN, terutama bagi mereka yang masih belum terlindungi.
Kerja sama dengan sektor swasta dan organisasi masyarakat juga perlu ditingkatkan guna mencapai target UHC yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Amman Mineral Internasional (AMMN) IPO Hari Ini, Simak Prospeknya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan
-
Siapa Saja 9 WNI Global Sumud Flotilla yang Sempat Ditangkap Israel?
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jeritan Orang Desa Saat Dolar Tembus Rp17.600, dari Dapur, Pasar, hingga Industri Tahu
-
BYD Bangun Pabrik di Eropa, Fasilitas Produksi VW Ikut Dicaplok
-
Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya