Suara Ponorogo - Hari ini, jemaah haji dari Sub-kloter 44 yang berasal dari Ponorogo, Surabaya, Pacitan, Magetan, Kota Madiun, dan Ngawi bersiap untuk berangkat ke Tanah Suci.
Kasie Penyelenggara Haji dan Umroh, Kantor Kemenag Ponorogo, Marjuni, menjelaskan bahwa persiapan mereka telah sesuai dengan jadwal yang telah disusun sebelumnya.
"Alhamdulillah, hari ini sesuai dengan rundown yang kita susun dan jadwal yang kita atur, kami berangkat dari Embarkasi Surabaya menuju Sub-kloter 44. Kita berasal dari Kabupaten Ponorogo," ungkap Marjuni, Kamis (8/6/23)
Menurut jadwal yang telah ditetapkan, jemaah diharapkan tiba di Embarkasi Surabaya pada pukul 14.00. Sebelumnya, pengumpulan koper dilakukan mulai pukul 8 pagi hingga setengah 11 karena terdapat 113 koper yang harus dikumpulkan.
"Ini merupakan prosedur yang harus kami ikuti. Kita harus memastikan semua koper terkumpul dengan baik sebelum keberangkatan. Proses pengumpulan koper berlangsung dari pukul 8 pagi hingga setengah 11. Total ada 113 koper yang harus kami siapkan," jelasnya.
Selain itu, terdapat inisiatif khusus dari jemaah yang berasal dari Kabupaten Ponorogo. Mereka menggunakan "slayer" atau penanda khusus pada kopernya agar dapat dengan mudah dikenali di antara jemaah lainnya.
"Kami memperhatikan bahwa kloter 44 tidak hanya terdiri dari jemaah asal Kabupaten Ponorogo saja. Oleh karena itu, kami memiliki inisiatif untuk menggunakan slayer atau penanda khusus pada kopernya” terangnya
“Slayer ini berupa sarung berwarna merah putih sebagai ciri khas dari Kabupaten Ponorogo. Dengan adanya penanda khusus ini, diharapkan semua jemaah dapat dengan mudah mengenali kopernya di bandara," tambahnya.
Dengan persiapan yang telah matang, jemaah dari Sub-kloter 44 ini berharap dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan mendapatkan keberkahan di Tanah Suci.
Baca Juga: Tekad Francesco Bagnaia Bawa Ducati Kembali Menang di MotoGP Italia
Semoga Allah menerima semua amal ibadah yang mereka lakukan dan memberikan keselamatan serta kesehatan selama perjalanan hingga kembali ke tanah air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga