Suara Ponorogo – Kecelakaan di jalan raya Ngawi Maospati, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi pada kamis (8/6/23) mendapat perhatian banyak orang.
Kecelakaan yang melibatkan sebuah bus mengejutkan para pengguna jalan dan membuat satu orang terluka parah. Namun, yang lebih mengejutkan lagi, separuh tubuh Bus Mira kini terendam dalam sungai yang mengalir di sekitarnya.
Kronologi tragis ini berawal ketika bus Mira, yang dikemudikan oleh Santoso (55 tahun), melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Ngawi menuju Madiun. Tiba-tiba, sebuah kendaraan bermotor muncul di depannya yang juga melaju dari arah yang sama.
Untuk menghindari tabrakan yang tak terelakkan, Santoso pengemudi bus dengan sigap memutar setir ke kanan. Namun, jarak yang terlalu dekat membuat upaya tersebut sia-sia, dan bus pun menghantam motor dan mendorongnya terjun ke dalam sungai. Keadaan semakin suram ketika separuh bagian depan bus juga terhanyut oleh arus sungai.
Beruntungnya, penumpang yang berada di dalam bus mengalami luka-luka yang tidak serius. Mereka lega mengetahui bahwa nasib lebih buruk tidak menimpa mereka.
Namun, pengendara motor yang menjadi korban kecelakaan mengalami luka-luka serius di bagian kaki, tangan, dan kepala. Sebab, motor tersebut terjerembab sebelum akhirnya terendam dalam sungai setinggi lima meter.
Arif, seorang satpam pabrik di sekitar lokasi kecelakaan, menyampaikan kesaksiannya, "Ada ibu mau masuk kesini (pabrik, red.), supir busnya tidak lihat kalau ibu-ibunya mau masuk kesini."
Arif menjelaskan bahwa korban pengendara motor tersebut dalam keadaan tak sadarkan diri dan mengalami luka parah. Saat ini, korban sedang dirawat di RS Wido Ngawi. Sementara itu, penumpang bus yang selamat dan tidak mengalami luka serius melanjutkan perjalanan mereka.
Sejumlah warga dan petugas keamanan pabrik segera bersatu untuk mengevakuasi sepeda motor yang terjebak dalam sungai. Mereka dengan penuh semangat mengangkat motor tersebut secara manual, menggunakan tali dan tenaga manusia.
Baca Juga: Marc Klok ke Fans Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday: Dukung tapi Harus Tertib
Petugas Satuan Lalu Lintas dari Polres Ngawi sedang melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui kronologi pasti kecelakaan ini. sementara sopir bus dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara. Setiap detik di jalan raya memiliki potensi bahaya, dan hanya dengan kesadaran dan tindakan yang bijaksana kita dapat menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Tag
Berita Terkait
-
Gempa Bumi Magnitudo 6.0 Guncang Kabupaten Pacitan: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Putusan Kasus Penganiayaan Santri Gontor di Ponorogo: Pondok Gontor Beri Dukungan Penuh dan Komitmen Perbaikan!
-
Vonis Penganiayaan Berujung Kematian di Pondok Gontor, Ponorogo: Tangis Keluarga Terdakwa Pecah saat Palu Hakim Diketok
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
6 Arti Mimpi Dipoligami Suami Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?
-
Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia
-
Abdul Wahid Dituntut Lebih Berat, Jaksa KPK Beberkan Alasannya
-
TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
Tren Home Wellness Kian Diminati, Kualitas Air dan Udara Kini Jadi Prioritas Keluarga Modern
-
Beda Bedak Padat Wardah Colorfit dan Lightening, Mana yang Paling Sesuai Jenis Kulitmu?
-
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Jadi Tersangka, KPK Bongkar Dugaan Gratifikasi Rp17 M
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum