Suara Ponorogo - Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, diguncang oleh gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6.0 pada pukul 00:04:55 WIB. Informasi ini disampaikan melalui akun Twitter resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) @infoBMKG. Lokasi gempa berada sejauh 117 kilometer di barat daya Kabupaten Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer di dalam bumi.
Meskipun guncangannya cukup terasa hingga Kabupaten Ponorogo, BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Guncangan yang diakibatkan oleh gempa bumi tersebut membuat sebagian besar penduduk panik dan berhamburan keluar rumah. Getaran gempa cukup kuat dan berlangsung selama beberapa detik.
Salah satu warga Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Agustin mengungkapkan pengalamannya saat gempa terjadi pada Kamis pagi ini.
"Ketika gempa terjadi, sedang memberi ASI bayi saya, pas getaran kenceng saya langsung bangun dan membawa anak saya keluar kamar, Getarannya terasa selama sekitar 10 detik," ungkapnya
Meskipun kepanikan sempat melanda, tidak dilaporkan adanya kerusakan parah atau korban jiwa akibat gempa bumi ini. Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan. BMKG juga mengimbau agar masyarakat mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh pihak berwenang dan menjauhi area-area yang berpotensi bahaya.
Gempa bumi merupakan peristiwa alam yang tak terduga, namun kesiapan dan kesadaran akan tindakan yang tepat dalam situasi darurat dapat membantu melindungi diri dan orang-orang terdekat.
Berita Terkait
-
Putusan Kasus Penganiayaan Santri Gontor di Ponorogo: Pondok Gontor Beri Dukungan Penuh dan Komitmen Perbaikan!
-
Vonis Penganiayaan Berujung Kematian di Pondok Gontor, Ponorogo: Tangis Keluarga Terdakwa Pecah saat Palu Hakim Diketok
-
Terdakwa Anak Penganiaya Temannya di Pondok Gontor Ponorogo Divonis 4 Tahun Penjara!
-
Pencurian Kabel di Ponorogo Membuat Listrik PLN Padam, Masyarakat Resah!
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan
-
Siapa Saja 9 WNI Global Sumud Flotilla yang Sempat Ditangkap Israel?
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jeritan Orang Desa Saat Dolar Tembus Rp17.600, dari Dapur, Pasar, hingga Industri Tahu
-
BYD Bangun Pabrik di Eropa, Fasilitas Produksi VW Ikut Dicaplok
-
Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya