Suara Ponorogo – Peristiwa peretasan akun komunikasi Whatsapp, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, tampakanya menjadi perhatian serius orang nomer satu di Bumi Reog ini.
Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo mengungkapkan kekhawatirannya terkait peretasan yang dialaminya. Ia bahkan belum berani menggunakan telepon seluler pribadinya dan lebih memilih menggunakan telepon dan bantuan staf dan media.
“ya saat ini, Belum atau Gak berani pake hp (Whatsapp-red), pakek telpone ajudan dan media” ungkapnya
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai alasan penggunaan telepon dan bantuan dari pihak lain, Bupati Ponorogo menjelaskan bahwa ia takut dampak peretasan yang terjadi pada handponenya dapat membuat orang lain menjadi korban selanjutnya.
Meskipun ia tidak menyebutkan adanya korban lain yang mengalami hal serupa, Bupati menyadari pentingnya melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib untuk mencegah kejadian serupa terjadi pada orang lain.
“Whatsaap yang diretas digunakan untuk ngeblast apk di semua grup, konco bupati semua kena. Mau tak mau dibuka. Saat ini belum laporan ada korban sih” tambahnya
Dalam upaya menangani situasi ini, Bupati Ponorogo telah melakukan langkah-langkah pencegahan, termasuk memberikan peringatan kepada teman-temannya dan kerabat terdekat melalui grup WhatsApp.
Menurut Bupati, dengan memberikan peringatan ini kepada semua orang yang terhubung dengannya, diharapkan dapat meminimalkan risiko serangan peretasan pada mereka yang terlibat dalam lingkaran pertemanan Bupati.
Namun, meskipun Kang Giri telah melakukan langkah-langkah untuk mencegah insiden peretasan lebih lanjut, saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban-korban lain yang mengalami kasus serupa.
Peretasan pada aplikasi WhatsApp atau platform komunikasi lainnya merupakan pelanggaran serius terhadap privasi seseorang.
Kejadian ini menunjukkan perlunya kesadaran akan keamanan digital dan upaya kolaboratif dari masyarakat, pemerintah, dan pihak berwenang untuk melindungi integritas data pribadi dan mencegah serangan peretasan yang merugikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Persija Tanpa Mauricio Souza di Kandang Bali United, Sanksinya Bikin Kaget!
-
Viral Diskusi Buku Jelek di X: Bisakah Selera Diadili?
-
Purbaya Akui Anggaran Pembuatan Kapal KKP Belum Dikucurkan
-
Siapa Pemilik Tiffany & Co? Tiga Toko Perhiasannya di Jakarta Disegel Bea Cukai
-
Awal Mula 'Perang' Knetz dan Netizen Indonesia yang Trending di X, Nama Baskara Mahendra Terseret
-
Capai Swasembada Pangan, Mas Dhito Kembali Salurkan Bantuan Alsintan & Benih Padi
-
Bawa Nasi Tumpeng, Warga Pati Syukuran di KPK Usai Sudewo Ditahan
-
4 HP Xiaomi 1 Jutaan Paling Layak Beli, RAM Besar dan Ada yang Sudah Dapat NFC
-
Ziarah Kubur Sebelum Puasa Namanya Apa? Ini Hukumnya dalam Islam
-
5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Terbaik, Nyaman dan Empuk Mulai Rp200 Ribuan