/
Jum'at, 09 Juni 2023 | 13:37 WIB
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo – Peristiwa peretasan akun komunikasi Whatsapp, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, tampakanya menjadi perhatian serius orang nomer satu di Bumi Reog ini.

Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo mengungkapkan kekhawatirannya terkait peretasan yang dialaminya. Ia bahkan belum berani menggunakan telepon seluler pribadinya dan lebih memilih menggunakan telepon dan bantuan staf dan media.

“ya saat ini, Belum atau Gak berani  pake hp (Whatsapp-red), pakek telpone ajudan dan media” ungkapnya

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai alasan penggunaan telepon dan bantuan dari pihak lain, Bupati Ponorogo menjelaskan bahwa ia takut dampak peretasan yang terjadi pada handponenya dapat membuat orang lain menjadi korban selanjutnya. 

Meskipun ia tidak menyebutkan adanya korban lain yang mengalami hal serupa, Bupati menyadari pentingnya melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib untuk mencegah kejadian serupa terjadi pada orang lain.

“Whatsaap yang diretas digunakan untuk ngeblast apk di semua grup, konco bupati semua kena. Mau tak mau dibuka. Saat ini belum laporan ada korban sih” tambahnya

Dalam upaya menangani situasi ini, Bupati Ponorogo telah melakukan langkah-langkah pencegahan, termasuk memberikan peringatan kepada teman-temannya dan kerabat terdekat melalui grup WhatsApp. 

Menurut Bupati, dengan memberikan peringatan ini kepada semua orang yang terhubung dengannya, diharapkan dapat meminimalkan risiko serangan peretasan pada mereka yang terlibat dalam lingkaran pertemanan Bupati.

Namun, meskipun Kang Giri telah melakukan langkah-langkah untuk mencegah insiden peretasan lebih lanjut, saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban-korban lain yang mengalami kasus serupa.

Baca Juga: Tak Cuma Anang, Krisdayanti Juga Sentil Gen Halilintar soal Hal Ini, Netizen: Harusnya yang Diingetin Peka

Peretasan pada aplikasi WhatsApp atau platform komunikasi lainnya merupakan pelanggaran serius terhadap privasi seseorang. 

Kejadian ini menunjukkan perlunya kesadaran akan keamanan digital dan upaya kolaboratif dari masyarakat, pemerintah, dan pihak berwenang untuk melindungi integritas data pribadi dan mencegah serangan peretasan yang merugikan.
 

Load More