- Aliansi Masyarakat Pati Bersatu syukuran di Gedung KPK Jakarta Selatan atas penahanan Bupati Pati nonaktif Sudewo.
- Tindakan ini merupakan dukungan masyarakat Pati terhadap penegakan hukum KPK terhadap kasus pemerasan dan suap jabatan desa.
- Masyarakat Pati berharap KPK bersinergi untuk edukasi antikorupsi hingga tingkat desa dan menindak kasus PT RSA.
Suara.com - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menggelar syukuran dengan membawa sejumlah nasi tumpeng di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan.
Hal itu mereka lakukan sebagai rasa syukur lantaran KPK telah menahan Bupati Nonaktif Kabupaten Pati Sudewo yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan desa di lingkungan Kabupaten Pati dan kasus dugaan suap terkait pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Juru Bicara Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Syaiful Bahri, menjelaskan bahwa kehadiran mereka hari ini merupakan bentuk dukungan kepada KPK dalam melakukan proses menegakkan hukum terhadap Sudewo.
Terkait dengan nasi tumpeng yang dibawa warga Pati hari ini, Bahri menyebut nasi tumpeng itu berasal dari swadaya masyarakat sebagai bentuk syukur atas ketegasan KPK menegakkan hukum.
“Kami masyarakat Pati sangat geram dengan tindakan korup yang memang pada kesempatan hari ini menyeluruh sampai di tingkatan desa. Ya, maka dari itu harapan kami selain ditindak, ke depannya kami berharap KPK bisa bersinergi dengan AMPB atau masyarakat Pati untuk memberikan edukasi atau pendidikan anti korupsi,” kata Bahri di lokasi, Kamis (12/2/2026).
“Sehingga masyarakat yang ada di desa, ada di kampung ini mengetahui tentang korupsi itu apa. Sehingga di kemudian hari praktek-praktek korup itu tidak lagi berada di wilayah Kabupaten Pati,” tambah dia.
Untuk itu, ada lima orang dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu yang masuk ke Gedung KPK untuk melakukan audiensi.
Dalam audiensi tersebut, lanjut Bahri, pihaknya menyampaikan dukungan kepada KPK dan harapan agar lembaga antirasuah melakukan pendidikan antikorupsi hingga ke tingkat desa.
“Sebetulnya di Pati juga ada persoalan agraria yang sama dengan Kabupaten Cilacap, yaitu yang dilakukan oleh PT RSA. Harapannya persoalan korupsi di PT RSA, yang indikasinya korup PT RSA di Kabupaten Pati atau di Kecamatan Cluwak itu juga ikut serta ditindak oleh pihak KPK,” ungkap Bahri.
Baca Juga: Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
Sebelumnya, KPK mengungkapkan bahwa Bupati Kabupaten Pati Sudewo juga berstatus sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Berita Terkait
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasbiallah Ilyas: Alarm Keras, KPK Harus Evaluasi Total
-
IPK Indonesia 2025 Menurun, Kepercayaan Anak Muda pada Pemerintah Menurun
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Muhammadiyah Buka Suara Soal Tantangan Hafal Alquran Berhadiah Miras di Festival Musik Ancol
-
Xavi Resmi Jadi Bos Belanda, Eks Barcelona Itu Janjikan Oranje Bakal Kembali Total Football
-
Bolehkah Memakai Serum Vitamin C dan Niacinamide Bersamaan?
-
4 Ide OOTD Contemporary Streetwear ala S.Coups SEVENTEEN, Keren Tanpa Ribet
-
Danantara Bangun Pabrik Magnet Permanen, untuk Komponen EV hingga Senjata Canggih
-
KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV hingga April 2026, Layanan Deteksi Diperluas
-
Mengenal Sifat Buruk dan Sisi Gelap Shio Kuda yang Jarang Diketahui, Ini Daftarnya
-
Tak Ada Bekas Luka, Tim Forensik Selidiki Kemungkinan Racun di Jasad Sutrimo
-
Isi 10 Dasa Darma Pramuka Lengkap Beserta Maknanya
-
Netizen Indonesia Heboh! Wanita Tua Berkerudung yang Dibawa Rapper Inggris Ini Ternyata Neneknya