Suara Ponorogo - Kasus penyebaran video asusila yang melibatkan seorang remaja di wilayah Ponorogo, terutama di media sosial, akhirnya berhasil diungkap oleh Kepolisian Resor Ponorogo.
Dalam rilis ungkap kasus yang dilakukan di Mapolres, pelaku tidak dapat dihadirkan karena masih berusia di bawah umur, yang dikenal sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).
Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, mengungkapkan bahwa korban dalam kasus ini juga merupakan seorang remaja di bawah umur.
"Setelah penyelidikan, kami mengetahui bahwa korban dan pelaku memiliki hubungan asmara. Mereka menjalin hubungan pacaran," ungkap Nikolas.
Niko, mantan Kasat Reskrim Polres Nganjuk yang kini menangani kasus ini, menjelaskan bahwa penyebaran video asusila oleh pelaku dipicu oleh rasa cemburu pelaku terhadap korban.
Pelaku mendapatkan informasi bahwa korban sedang menjalin hubungan dengan pria lain di Ponorogo.
Akibat cemburu yang membara, pelaku kemudian mengirimkan video yang tidak senonoh tersebut kepada orang tua korban, paman korban, dan teman sebaya korban.
Video tersebut kemudian menjadi viral dan menyebar di media sosial, mencoreng nama baik korban dan keluarga korban.
"Kami telah menyita satu video terkait kasus ini sebagai barang bukti," tegas Nikolas.
Baca Juga: Bongkar Perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan Suaminya, Lady Nayoan Gak Takut Dipolisikan
Selain kasus revenge porn ini, dalam penyelidikan yang dilakukan oleh petugas, juga terungkap bahwa pelaku pernah memperdaya korban dengan bujuk rayu dan ancaman untuk bersedia melakukan hubungan intim pada awal tahun 2023.
Kejadian tersebut berulang hingga 3 kali di rumah pelaku. "pelaku juga pernah memperdaya korban dengan bujuk rayu dan ancaman untuk bersedia diajak hubungan intim sebanyak 3 kali, dari pertengahan Februari sampai akhir Februari," terang Nikolas.
Atas perbuatannya yang melanggar hukum, pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 dan Pasal 82 UU Perlindungan Anak, juncto Pasal 27 dan 45 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Pihak kepolisian akan melanjutkan proses hukum terkait kasus ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Kemenangan Inggris! Piala Dunia 2026 Resmi Cetak Rekor 14 Laga Comeback
-
Drama di Miami! Inggris Tumbangkan Norwegia Lewat Ekstra Time, Jude Bellingham Jadi Pahlawan
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus
-
Kopdes Bisa Dibangun Cepat, Mengapa Fasilitas Kesehatan Primer Tidak?
-
Menteri Bacok hingga Jaksa Glamor Mati Mengenaskan? Ulasan Sang Eksekutor!
-
5 Shio Diprediksi Ketiban Untung Besar pada 12 Juli 2026, Salah Satunya Shio Kambing
-
Jaehyun NCT Rangkul Ketidaksempurnaan Cinta di Lagu Terbaru, 99 Degrees
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat