Potren.suara.com - Beristirahat berjam-jam tapi kamu masih sering merasakan lelah? Apabila ya, kamu tidak boleh meremehkan gejala kelelahan yang dirasakan tersebut. Bisa saja kamu mengalami sebuah penyakit yang ada hubungannya dengan kelelah tapi tanpa kamu sadari.
Salah satu dari tanda atau gejala adanya rasa lelah, biasanya ditandai denga tidak adanya energi untuk melakukan aktivitas atau bahkan untuk bergerak dan tersebut berlangsung sepanjang hari
Kelelahan ini pastinya bisa menghambat rutinitas kamu sehari-hari dan harusnya segera mendapatkan penanganan medis.
Merangkum dari Alodokter dan Hellosehat, berikut adalah beberapa penyakit yang mungkin berhubungan dengan rasa lelah yang kamu rasakan:
1. Anemia
Selain gampang sekali mudah lelah, orang yang mengalami anemia biasanya juga akan merasakan pusing, kedinginan, dan bahkan demam. Anemia kerapkali terjadi pada wanita dan juga anak-anak.
Anemia merupakan suatu keadaan di mana tubuh kekurangan sel darah merah. Umumnya, kondisi ini bisa terjadi akibat dari kekurangan zat besi. Ketika gejala anemia ini terjadi, pembuluh darah tidak bisa menyalurkan oksigen dan makanan ke sel-sel yang ada dalam tubuh.
Sel-sel tubuh yang seharusnya bisa menghasilkan sebuah energi dari oksigen dan juga makanan tersebut, menjadi tidak mampu untuk memproduksi energi. Sehingga, tubuh pun akan kekurangan energi dan kamu akan merasa kelelahan.
2. Gagal jantung
Baca Juga: Tegas! Ditipu, Jokowi Cabut 16 Izin Perkebunan Sawit
Gagal jantung adalah suatu kondisi ketika jantung tidak bisa memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh. Kondisi seperti ini lama-kelamaan bisa mengakibatkan jantung membengkak dan membuat aliran darah menjadi tidak lancar. Penyakit ini kerapkali mengakibatkan penderitanya menjadi mudah lelah, apalagi setelah melakukan beraktivitas.
Pada sebuah kasus yang parah, gagal jantung bahkan dapat membuat penderitanya merasa begitu sangat kelelahan walaupun hanya melakukan aktivitas fisik yang ringan saja, misalnya seperti bangun dari tempat tidur ataupun berjalan di dalam kamar.
3. Rematik
Rematik merupakan peradangan yang biasanya terjadi pada sendi serta bisa menimbulkan gejala seperti rasa nyeri, kemerahan, bengkak, kemerahan, kekakuan, dan juga rasa lelah yang amat berlebihan.
Penyakit ini kerapkali dialami oleh kelompok dengan rentang usia 20 hingga 40 tahun dan biasanya cenderung dialami oleh kaum perempuan.
Penyebab rematik merupakan autoimun atau sistem kekebalan tubuh yang terganggu, sehingga mengakibatkan sendi menjadi meradang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub