Poptren.suara.com – Kebijakan Fuel Card Kembali berlaku di SPBU di Jalan Jendral Soedirman, Kelurahan Tanjung Laut. Pemberlakuan pembelian dengan menggunakan kartu resmi berlaku hari ini.
Para kendaraan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi terpantau aman dan tertib.
Salah satu sopir truk bernama Agus mengaku dengan kebijakan ini cukup efektif mengurai anteruan yang bersifat sementara.
"Kalau saya punya kartu. Warna hijau yang kapasitas pembelian maksimum 80 Liter. Ini sih saya tidak antre seperti kemarin atau hari-hari sebelumnya" katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Diketahui, kebijakan fuel card juga sudah aktif berlaku di SPBU Kopkar, SPBU Akawi, dan SPBU Tanjung Laut.
Pengawas fuel card dari BRI Reno Alfian, mengatakan tercatat sudah ada 500 pemilik fuel card yang sudah memegang alat transaksi non tunai.
"Kalau yang didata ada 573 yang terdaftar. Kalau yang sudah ambil kartu berjumlah 500 orang," ucap Reno.
Kebijakan selanjutnya, SPBU yang berlaku menggunakan fuel card ialah yang berada di kilometer 3, Jalan Arif Rahman Hakim.
"Nanti kebijakan selanjutnya berlaku di KM 3 dan terakhir di KM 8," pungkasnya.
Baca Juga: Marion Jola Ketemu Kembaran di Citayam Fashion Week
Sumber : Kaltim.suara.com
Berita Terkait
-
Bagai Antre Sembako, Puluhan Sopir Truk Berebut Solar di SPBU
-
Cerita Sopir Truk Baru Dapat Solar setelah Keliling Lima SPBU di Pekanbaru
-
Detik-Detik Perjuangan Puluhan Sopir Truk untuk Dapatkan Solar di SPBU, Berasa Rebutan Sembako
-
Pertamina Minta Masyarakat Segera Lapor Jika Temukan SPBU Layani Pengisian Pakai Jeriken
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi