Poptren.suara.com - Kucing merupakan hewan yang cukup sensitif dan tidak banyak orang yang bisa akur atau akrab dengan beberapa kucing. Namun sering kali, kucing menunjukkan beberapa tanda padamu yang memiliki arti lain.
Merangkum PET MD, berikut beberapa tanda kalau kucing menyukaimu.
1. Kedipan Lambat
Pada spesies hewan, sebenarnya kontak mata harus dihindari karena bisa dikatakan sebagai agresif. Berbeda dengan kucing yang menunjukkan kekagumannya melalui kontak mata dan sering kali menatap langsung ke mata orang-orang yang dipercayai dan dicintainya.
Kucing biasanya akan melakukan kontak mata dengan kedipan-kedipan lambat. Ini bisa juga dikatakan ciuman versi kucing. Untuk membalasnya, kamu bisa melakukan kedipan lambat seperti yang dilakukannya.
2. Headbutting
Jika kucingmu suka membenturkan kepalanya atau menggosokkan pipinya kepadamu, itu bisa berarti bahwa kucing itu menyukaimu. Itu adalah perilaku sosial yang terbentuk pada masa anak kucing melalui headbutting pada anak kucing lain dan induknya.
Tindakan tersebut juga merupakan salah satu agar kucing menandaimu dengan aroma untuk mengklaim bahwa kamu adalah salah satu dari mereka. Hal itu juga membantu ikatan kucing untuk menunjukkan cintanya pada manusia.
3. Mengeong
Baca Juga: 7 Hal yang Perlu Kamu Persiapkan untuk Hidup di Hari Tua Nanti
Mungkin beberapa kali kamu menemukan kucing mengeong pendek. Itu artinya dia menyukaimu. Apalagi saat kamu sedang berbicara dengannya. Kucing akan menjawab dengan mengeong pendek dan terlihat santai. Namun jika kucing mengeong panjang dan mendesis artinya interaksi yang kamu lakukan padanya sudah cukup.
4. Mendengkur
Sering kali kucing mengeluarkan dengkuran untuk menunjukkan kepuasan saat beristirahat didekatmu atau ketika kamu mengelusnya. Bisa saja dengkurannya menunjukkan rasa gugupnya dan bisa dipasangkan dengan bahasa tubuh yang berbeda, seperti meletakkan telinga ke belakang, menundukkan kepala, mengibaskan ekor, atau bersembunyi.
5. Menyambutmu di Pintu
Ketika kamu berpergian seharian dan melihat kucingmu di depan pintu. Itu bisa menunjukkan bahwa sang kucing rindu padamu dengan menyambutmu di pintu. Biasanya kucing juga akan mengikutimu saat berjalan dan berada di sekitar kakimu atau melingkarinya. Kucing juga akan mengeong atau menggoyangkan ekornya dengan cepat.
Tindakan ini juga bisa menunjukkan bahwa kucing memberikan tanda padamu, seperti mereka siap makan, mereka membutuhkan air segar, atau kotak pasir mereka perlu dibersihkan. Jadi kamu harus memastikan dan memeriksa hal-hal ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?