Poptren.suara.com – Ayam geprek adalah makanan ayam goreng tepung khas Indonesia yang diulek atau dilumatkan bersama sambal bajak. Biasanya, orang akan meminta banyak cabai agar ayam geprek yang dibeli memiliki rasa pedas yang menggigit.
Namun dalam unggahan akun Twitter FOOD_FESS seorang warganet justru memiliki cara tak terduga untuk menambah rasa pedas pada ayam gepreknya.
Seorang warganet membagikan tangkapan layar unggahan akun Facebook Katsura Sagiri. Dalam unggahannya, terlihat pemilik akun Facebook tersebut mencampurkan ayam geprek dengan minyak urut Cap Kapak.
Minyak urut tersebut dikenal memiliki sensasi panas saat dioleskan ke tubuh. Tentu saja, menyantap makanan dengan tambahan ini cukup tak lazim.
Menurutnya, menambahkan minyak urut bisa memberikan sensasi pedas yang segar. "Ternyata enak juga ya, nyoba campur Minyak Cap Kapak dikasih ke ayam geprek, pedas-pedas gimana gitu segar," ujar warganet ini.
Hal ini rupanya menarik perhatian salah satu warganet Twitter yang membagikan kembali tangkapan layar ini. Bahkan, ia berpikir itu adalah solusi dari cabai yang mahal.
"Guys, kalian kepikiran gini nggak sih? Di sela-sela cabai mahal, minyak urut solusinya," tulis warganet itu dalam unggahannya.
Cuitan ini lantas menarik banyak respon dari warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Nggak boleh. Lagian itu bolehnya cuma dioles dan pemakaian luar. Jangan aneh-aneh deh," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Kecewa, Urusan Pribadi Ivan Gunawan Lebih Dikepoin Dibanding Aksi Mulianya
Warganet lain ikut berkomentar. "Minyak kapak sama bubuk cabai level 50 juga lebih murah bubuk cabai. Kenapa aneh-aneh sih orang," ujar warganet ini.
"Lambung lu nggak keseleo, nggak perlu lu tambahin minyak urut," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Kamis (18/8/2022), cuitan ini disukai oleh ratusan pengguna Twitter.
Sumber : suara.com
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap! Pelaku Tembak Mati Kucing di Sesko TNI Berpangkat Brigadir Jenderal, Dalihnya Demi Kebersihan
-
Heboh, Driver Ojol Diduga Bawa Senapan, Warganet Deg-degan: Lagi Nyamar Jangan Disapa
-
Kasus Kucing Mati Tertembak Di Sesko Bandung, DPR Minta Mabes TNI Usut Dan Hukum Pelaku
-
Viral Mimik Impresif Juru Bahasa Isyarat Saat Ojo Dibandingke Goyang Istana Negara, Warganet: Full Senyum Mbaknya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026
-
Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Ketika Seragam Mengaburkan Empati: Tragedi Tual dan Psikologi Kekuasaan
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Maret 2026, Siap-siap Liburan Panjang!
-
4 Pelembab Pomegranate Kaya Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Kencang
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto