Poptren.suara.com - Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto, Sabtu (20/8) mengungkapkan, polisi tengah menyelidiki peristiwa meledaknya kompor pembakaran mayat di Gianyar, Bali.
Tabung minyak dari pembakaran petulangan diduga bocor hingga menyebabkan terjadinya ledakan hebat. Sedikitnya 9 orang krama dilarikan ke IGD RSUD Sanjiwani Gianyar. Satu diantaranya masih anak-anak, 3 tukang kompor dan 5 lainnya krama setempat.
Sekarang hanya tersisa satu korban yang masih berada di RSUD Sanjiwani Gianyar yaitu Gusti Ketut Muliana (49). Ketika ditemui Suarabali.id, muliana mulai menceritakan yang ia lihat saat kejadian.
Saat itu ia mendengar suara ledakan besar dari arah berlawanan dengannya. Namun, tak lama dari suara ledakan tersebut, terlihat api sudah mulai menyambar ke berbagai arah. Muliana kemudian tersadar akan keponakkannya yang sudah terbakar. Ia kemudian berlari dengan kencang untuk menyelamatkan keponakkannya.
Menurut keterangan Direktur RSUD Sanjiwani Gianyar dr. Nyoman Bayu Widiarta, rombongan yang membawa korban tiba di Rumah Sakit sekitar pukul 20.00 WITA. Total terdapat 9 korban pada peristiwa ini.
“6 dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah, 2 orang diperbolehkan pulang, dan 1 orang kita masih rawat di sini,” jelas dr. Bayu.
dr. Bayu juga menambahkan, keenam korban yang dilarikan ke RSUP Prof. Ngoerah rata-rata mendapatkan luka bakar di atas 50%. Sedangkan, yang masih dirawat di RSUD Sanjiwani mendapatkan luka bakar 18%, dan 2 orang dengan luka bakar ringan diperbolehkan pulang.
Saat awal korban didatangkan ke RSUD Sanjiwani Gianyar susana di rumah sakit tersebut sudah tidak kondusif. Namun, satu per satu keenam korban di larikan ke RSUP Prof. Ngoerah. Hingga suasana di rumah sakit sudah mulai mereda setelah keenam korban tersebut bisa dirujuk.
Baca Juga: Pilihan Jenis Pekerjaan untuk Para Jiwa Sosial Tinggi
Berita Terkait
-
Enak Bener! Berstatus Tersangka, Putri Candrawathi Tiba-tiba Sakit dan Minta Istirahat Tujuh Hari
-
Informasi Tiket Persib vs Bali United di BRI Liga 1 2022/2023, Lengkap Harga dan Lokasi Penukarannya
-
Pasutri di Denpasar Jual Bakso Dan Pil Koplo Untuk Kuli Bangunan
-
Peran Penting Penyelamat di Pantai Kuta, Awasi Wisatawan Hingga Ritual Nganyut Abu Mayat
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
7 Pilihan Mobil Listrik 3 Baris Terbaik untuk Keluarga, Kabin Lega dan Nyaman
-
Antusias Tinggi, 3 Konser Internasional di Jakarta Ini Tambah Hari